Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Misteri di Balik Tewasnya 3 Polisi oleh 2 Anggota TNI di Arena Sabung Ayam: Benarkah Kopka Basar Pamer Senjata Sebelum Penembakan?

I Putu Suyatra • Rabu, 19 Maret 2025 | 15:07 WIB

Video viral diduga Kopka Basar pamer senjata api. (Platform X).
Video viral diduga Kopka Basar pamer senjata api. (Platform X).

BALIEXPRESS.ID - Kasus tewasnya tiga polisi saat penggerebekan judi sabung ayam di Kabupaten Way Kanan, Lampung, semakin menyita perhatian publik.

Ketiga polisi tersebut diduga ditembak oleh dua oknum anggota TNI, Peltu Lubis dan Kopka Basar, yang kini telah diamankan.

Namun, muncul fakta baru yang mengejutkan—sebuah video viral memperlihatkan Kopka Basar memamerkan senjata api sebelum insiden berdarah tersebut terjadi.

Baca Juga: HEBOH! Ladang Ganja di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Ada 56 Titik

Viral! Kopka Basar Pamer Menembak dengan Senjata Api

Di media sosial, khususnya platform X (Twitter), beredar foto dan video yang diduga menunjukkan Kopka Basar tengah memamerkan kemampuan menembaknya.

Dalam video tersebut, ia terlihat mengacungkan senjata api dan melepaskan tembakan, yang langsung menuai kecaman netizen.

Reaksi keras masyarakat tak terhindarkan, terutama karena saat ini institusi TNI tengah menjadi sorotan akibat revisi Undang-Undang TNI yang dinilai berpotensi mengembalikan dwifungsi militer.

Namun, yang lebih mengejutkan adalah fakta bahwa senjata yang dipamerkan dalam video itu merupakan senjata milik dinas dan bukan sembarang pistol yang bisa dimiliki oleh sipil.

Pistol Misterius: Apakah Senjata yang Sama Digunakan dalam Penembakan Polisi?

Akun X Random Warfare Worldwide (@RWWReborn) yang dikenal sering membahas dunia militer mengungkap analisis menarik soal senjata yang digunakan Kopka Basar dalam video tersebut.

Baca Juga: Teriakan ‘Woy’ Berujung Petaka, Pria 28 Tahun Jadi Korban Pengeroyokan

Menurut ulasannya, pistol yang terlihat di video adalah Pindad G2 Combat kaliber 9x19 mm, sebuah senjata yang hanya digunakan oleh kesatuan TNI dan tidak diperjualbelikan secara bebas.

"Memang ada beberapa pistol yang bisa dimiliki dan dibeli sipil secara legal, termasuk yang kalibernya 9x19 mm, tapi seingat saya G2 Combat ini military-only," tulis akun tersebut.

Namun, yang masih menjadi misteri adalah apakah pistol yang dipamerkan Kopka Basar dalam video viral itu sama dengan senjata yang digunakan untuk menembak tiga polisi di Way Kanan?

Ketiga Polisi Tewas dengan Luka Tembak di Kepala, Netizen Bertanya-tanya

Tiga polisi yang gugur dalam insiden ini adalah:
???? Iptu Lusiyanto
???? Bripka Petrus Apriyanto
???? Bripda M. Ghalib Surya Ganta

Ketiganya ditemukan dengan luka tembak di bagian kepala, menimbulkan spekulasi apakah penembak memang sangat terlatih.

Akun X @RWWReborn turut menganalisis seberapa akurat pistol tersebut jika digunakan untuk menembak kepala dari jarak tertentu.

"Menembak dengan pistol dan kena kepala semua itu sangat amat sulit, kecuali jaraknya <10 meter... atau orangnya sangat terlatih. Lebih mudah dilakukan dengan senapan laras panjang," tulis akun tersebut.

Baca Juga: Bukan Nasi, Menu Snack di Program MBG Denpasar Bikin Heboh, Begini Klarifikasi Disdikpora

Kasus Jadi Sorotan, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Peristiwa ini telah memicu gelombang reaksi dari berbagai pihak, termasuk di tingkat nasional.

Apakah benar Kopka Basar dan Peltu Lubis pelaku utama? Apakah ada keterlibatan pihak lain?

Kasus ini masih dalam penyelidikan, namun satu hal yang pasti: kematian tiga polisi ini menyisakan banyak tanda tanya yang harus segera terjawab. *** 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#tni #way kanan #ditembak #sabung ayam #lampung #Polisi