Salah satu korban salah sasaran adalah Raka (22), seorang driver ojek online yang sama sekali tak terlibat dalam aksi demonstrasi.
Ia hanya kebetulan berada di sekitar lokasi karena baterai ponselnya habis.
"Mahasiswa udah pada kesana semua kan, gua masih disini tuh. Gua kira enggak kena, ternyata kena juga," ujar Raka mengenang kejadian nahas yang menimpanya.
Saat hendak membeli makanan, ia tiba-tiba ditangkap, didorong, dan dihajar sekitar 20 anggota Brimob tanpa alasan yang jelas.
Meski telah berulang kali menjelaskan bahwa dirinya bukan mahasiswa dan hanya seorang driver ojol, aparat tetap memukul dan memaksanya mengaku sebagai demonstran.
Viral di Medsos, Warganet Murka
Akibat insiden tersebut, wajah dan tubuh Raka penuh luka serta lebam.
Foto dan video pengeroyokan yang menimpa dirinya pun viral di media sosial, memicu gelombang kecaman dari warganet.