Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Miniatur Ogoh-Ogoh di Pawai Takbiran Lombok Tuai Kontroversi, Panitia Beri Klarifikasi

Ni Luh Kompyang Febrianti • Rabu, 2 April 2025 | 18:50 WIB

Miniatur Ogoh-Ogoh Bertema Setan Terbelenggu Menjadi Sorotan di Pawai Takbiran Lombok
Miniatur Ogoh-Ogoh Bertema Setan Terbelenggu Menjadi Sorotan di Pawai Takbiran Lombok

BALIEXPRESS.ID- Baru-baru ini, beredar sebuah video yang menunjukkan pawai takbiran di media sosial, yang memperlihatkan miniatur ogoh-ogoh bertema "Setan Terbelenggu".

Pawai Takbiran itu terjadi diduga terjadi di Lombok.

 Keberadaan miniatur tersebut langsung menarik perhatian publik.

Baca Juga: WADUH! Mobil Tabrak Motor Parkir di Ubud, Pengemudi Kabur, Video Viral di Media Sosial

Beberapa pihak menilai keberadaannya kontroversial, sementara yang lain menganggapnya sebagai bentuk ekspresi kreatif dalam merayakan Idul Fitri.

Usai menuai pro dan kontra, panitia pawai takbiran pun beri klarifikasi.

Dalam unggahan akun Instagram @insidentb1., memperlihatkan klarifikasi dari panitia pawai mengenai maksud di balik miniatur tersebut.

Baca Juga: Waspada Modus Penipuan Saat Lebaran! BRI Bagikan Tips Terhindar dari Penipuan dan Kejahatan Siber

Dalam keterangan postingan ini, panitia menegaskan bahwa ogoh-ogoh tersebut tidak bermaksud untuk merendahkan budaya atau agama tertentu.

Sebaliknya, miniatur ini dimaksudkan sebagai simbol kemenangan umat Muslim setelah menjalani puasa selama sebulan dan berhasil menahan hawa nafsu.

Unggahan ini pun menuai berbagai komentar dari warganet di media sosial.

 ”Masih belum ngeh konteks "kontroversi" nya dimana ? Maksudnya menyinggung pihak yang mana ya ?” tulis akun @gap.case.

 ”Bukan menyinggung pihak tertentu. Tapi melenceng dari ajaran Islam itu aja maslahnya” tulis akun @mank_fatur.

Baca Juga: Gubernur Bali Terapkan Larangan Plastik dan Sampah, Pemedek Wajib Bawa Tumbler ke Pura Agung Besakih

 ”Teruslah berkarya mas, saya yakin yg punya budaya gak akan protes, malah yang protes itu sesamamu saja mas.” tulis akun @putriplesir.

 ”noh masih juaq jee aroooo wah rubin jak ye viralang dirik nee, nni tbtb klarifikasi wkwk udh ketebak sihh ujungnya, sebenarnya ga ada masalah dari segi kreativitas dan maksud arti dari miniatur trsbt, cumen letak kurang sopannya adalah pada caption orang-orang yg repost/mempublikasikan, seakan akan memancing netizennn ntn ne pinak katakata. Semoga bisa jadi ibrah temanteman sekalian, next biar lebih diperhatikan captionnya ya, mari nerima kritikan, tetap rawat rukun,saling apresiasi,support dan jangan lupa salam interaksi” tulis akun @whyufdli_.

Editor : Wiwin Meliana
#ogoh ogoh #kontroversi #lombok #takbiran