BALIEXPRESS.ID-Sejumlah mantan pemain Oriental Circus Indonesia (OCI) membeberkan dugaan kekerasan yang dilakukan oleh Taman Safari Indonesia.
Salah satu eks pemain Sirkus adalah Butet yang mengalami kekerasan hingga trauma sampai sekerang.
Baca Juga: Eks Pemain Sirkus Taman Safari Indonesia Mengaku Disiksa: Dipasung, Disetrum, hingga Lumpuh
Kejadian itu terjadi pada tahun 1970an, Butet yang kala itu melanggar ketentuan Taman Safari Indonesia.
Butet nekat menjalin hubungan asmara dengan pria sesama pemain sirkus.
Namun nahasnya, Butet hamil hingga hubungan keduanya pun diketahui oleh pihak Taman Safari Indonesia.
“Kami tidak boleh berhubungan dengan orang dari luar, hanya boleh berhubungan dengan sesama pemain. Pada saat itu saya berusia sekitar 17 atau 18 tahun, saya ada suka dengan karyawan dan pacarana,” jelas Butet kepada Deddy Corbuzier dikutip pada Senin (21/04/2025).
Baca Juga: Jejak Bus Bali Berujung Maut di Grobogan: Misteri Kecelakaan Tragis Renggut Nyawa Dua Remaja!
Lebih lanjut pihaknya menyebut karena hamil dan dianggap melanggar ketentuan pihak Taman Safari Indonesia, ia pun mengalami kekerasan yang cukup memprihatinkan.
“Saya dirantai, dipukulin, pakai rantai gajah, setiap malam saya dirantai supaya saya tidak kabur,” jelasnya.
Penyiksaan tersebut terus ia dapatkan bahkan Butet mengaku dipukul menggunakan balok oleh pemilik Orientasi Circus Indonesia, Frans Manangsang.
Lebih mirisnya lagi, karena setiap malam dirantai, Butet harus buang air besar dan kencing di tempat tidur.
Baca Juga: Kronologi Kecelakan Maut Bus dari Bali Gunung Harta Tabrak Motor, 2 Nyawa Melayang!
Mengalami berbagai penyiksaan saat hamil, Butet mengaku tidak berani melarikan diri.
Bahkan sang kekasih pun dikeluarkan dari pekerjaan sehingga ia tak pernah lagi bertemu.
“Saya dirantai setiap malam agar tidak kabur bersama lelaki itu,” pungkasnya.
Editor : Wiwin Meliana