BALIEXPRESS.ID- Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal TNI (Purn) A.M. Hendropriyono angkat bicara mengenai sosok kontroversial Hercules Rozario Marshal.
Dalam pernyataannya, Hendropriyono menyerukan agar masyarakat lebih bijak dan tidak melakukan "pembunuhan karakter secara perdata".
Baca Juga: Giri Prasta Tegas Tolak GRIB: Bali Tak Butuh Pengamanan dari Ormas Luar!
Dalam video yang diunggah oleh akun tiktok @ulasan.kepri pada Senin, 5 Mei 2025, Hendropriyono memberikan tanggapannya tentang Hercules.
"Kita bisa saja mengajar dia dengan keras, tapi jangan membunuh secara perdata. Jika kita ramai-ramai menghujat, semuanya langsung terpecah menjadi pro dan kontra, lalu terjadi perundungan massal. Itu namanya membunuh secara perdata," ujarnya, dikutip Selasa, 6 Mei 2025
Hendropriyono mengingatkan bahwa ketika Timor Leste merdeka, banyak warga yang memilih berbagai jalan.
Baca Juga: PETAKA! Tengah Malam Berenang di Pantai Batu Belig, WNA Yordania Hilang Terseret Arus
"Ada yang menyeberang ke Timor Leste, ada yang tetap setia kepada Republik Indonesia. Hercules termasuk yang menyatakan tetap setia kepada Indonesia," jelasnya.
Purnawirawan jenderal tersebut juga menyoroti pengorbanan fisik yang dialami Hercules selama masa konflik.
"Dalam kebersamaannya dengan kita di medan pertempuran, tercatat banyak jasa dia hingga kakinya buntung, tangannya buntung, dan matanya tinggal satu. Dengan kondisi cacat demikian, meskipun dia dianggap preman, sebenarnya jika bisa memilih, dia tidak mau menjadi preman," tegas Hendropriyono.
"Coba diberi jabatan direktur perusahaan, pasti dia mau. Jadi dengan keadaan dia yang hanya memiliki 50% dari senjata hidupnya itu, kami merasa kasihan," tutupnya.
Unggahan ini memicu komentar pro dan kontra dari netizen di media sosial.
Baca Juga: Dorong Perputaran Ekonomi Grassroot, BRI Salurkan Kredit di Segmen Mikro Sebesar Rp632,22 Triliun
“Terserah kamu Hendro, asal jangan ada di tempat kami saja”, tulis akun @bang_roni98
“Semaki yakin siapa dalang kerusuhan 98”, tulis akun @aangk4
“Sangat bijaksana bapak Hendropriyono”, tulis akun @bocahnakal_02
Editor : Wiwin Meliana