BALIEXPRESS.ID-Isu mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, kembali mencuat di tengah masyarakat, usai unggahan video pertemuan Jokowi dengan mantan dosennya di UGM viral di media sosial.
Unggahan tersebut memancing berbagai respons dari warganet, mulai dari pujian atas sikap Jokowi hingga kecurigaan terkait keabsahan ijazahnya.
Baca Juga: Ramai Wisuda SMK Ala Sarjana, Kepala Sekolah: Sudah Tradisi Sejak 2013
Menanggapi kontroversi tersebut, Ketua Umum Perkumpulan Badan Advokat Solidaritas Merdeka Indonesia (PEMBASMI), Firdaus Oiwobo, menyatakan kesiapannya untuk membela Jokowi dari tuduhan pemalsuan ijazah.
Dalam unggahan video yang dipublikasikan melalui akun Instagram pribadinya @m.firdausoiwobo_sh pada Rabu, 14 Mei 2025, Firdaus menyampaikan pernyataan resmi atas nama organisasinya.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya ketua umum perkumpulan Badan Advokat Solidaritas Merdeka Indonesia atau PEMBASMI, menyatakan sikap saya bersama ratusan anggota kami di perkumpulan Badan Advokat Solidaritas Merdeka Indonesia menyatakan sikap, menjaga Bapak Jokowi dari tuduhan dan fitnahan ijazah palsu yang dilontarkan oleh saudara Rismon, Dokter Tifa dan kawan-kawan yang menyoal ijazah palsu pak Jokowi,” ujarnya dikutip Kamis, 15 Mei 2025.
Firdaus juga menegaskan komitmennya untuk mengawal proses hukum terkait isu tersebut demi menjaga marwah bangsa.
Baca Juga: Sita Puluhan Paket Sabu, Satresnarkoba Polresta Denpasar Amankan Pria Asal Kediri
“Dan kami akan mengawal terus demi keadilan. Kami lembaga yang berdiri di bawah naungan Negara Republik Indonesia, wajib berterima kasih pada bangsa ini, untuk menjaga marwah bangsa agar tidak menjatuhkan harkat dan martabat bangsa ini dengan mengoyak-oyak mantan presiden kita Bapak Ir. H. Joko Widodo,” katanya.
Lebih Lanjut, ia juga menyebut sejumlah tokoh yang menjadi pihak pengkritik, termasuk mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo dan tokoh lainnya.
“Maka saya dengan tegas akan mengawal dan akan melawan dalil-dalil hukum dari saudara Roy Suryo, saudara Rismon, Saudari Dokter Tifa dan saudara-saudara semuanya termasuk Profesor Eggy Sudjana,” tambah Firdaus.
Baca Juga: Tari Kolosal 1.000 Topeng dan Lomba Drumband PAUD Warnai Festival Pendidikan 2025 di Klungkung
Ia juga menekankan bahwa organisasinya menjunjung tinggi perdamaian dan ketaatan terhadap hukum.
“Kami organisasi advokat yang baru berdiri yang tahu terima kasih kepada bangsa ini, kami cinta perdamaian. Kami tidak ingin masalah ini berlarut-larut dan terkesan bodoh, karena beberapa undang-undang yang harus kita hargai yang berkaitan dengan kewenangan hakim dan kekuasaan hakim. Maka dari itu, saya akan lawan dalil-dalil mereka dalam mengawal pak Jokowi dari fitnahan atau dugaan-dugaan pelanggaran undang-undang IT dan pelanggaran lainnya yang diduga dilakukan oleh rombongan ini, saya akan kawal pak Jokowi apapun dalil kalian,” jelasnya.
Dalam penutup pernyataannya, Firdaus kembali menegaskan sikap tegasnya terhadap para pengkritik.
“Saya Dr. C. M. Firdaus Oiwobo SH MH CFLS CLA ALC CMK, melawan dalil saudara Roy Suryo yang menyatakan ijazah palsu Pak Jokowi. Roy Suryo, Rismon, Dokter Tifa dan Kawan-kawan, saya akan melawan dalil kalian, termasuk prof.dr. Egi Sujana. Terima kasih banyak, Bravo!” tutupnya.
Video pernyataan Firdaus menjadi viral dan telah ditonton lebih dari 35 ribu kali di Instagram.
Respons dari warganet pun bermunculan, mulai dari dukungan hingga sindiran, terutama terkait seragam yang dikenakan Firdaus dalam video tersebut.
“Sikat habis semua para Syaiton penyebar fitnah terhadap pak Jokowi bang..” tulis akun @kemalrazikh.
“Kali ini gue dukung ente bang jgn biarkan tukang fitnah berkeliaran di Negri ini yg selalu bikin gaduh,” komentar akun @si.tuyulhitam.
Namun sebagian besar komentar justru menyoroti atribut dan penampilan Firdaus.
“Bang cari seragam yg keren kek. Kalo kaya gitu kesannya mau ikut karnaval 17 an,” tulis akun @atep_dombret.
“Kurang 2 bintang pak jadi bintang tujuh,” komentar akun @mazvrayy.
“Pesen bintangnya dimana bg, di tukang jahit ya? Udah tua kok main tentara-tentaraan kayak anak kecil aja… ini bintangnya udah kayak di langit, banyak amat,” sindir akun @stinggrobogan.
Kolom komentar kini telah dibatasi setelah membludaknya reaksi dari warganet.
Editor : Wiwin Meliana