Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

VIRAL! Ayam Goreng Widuran Solo Umumkan Sajian Nonhalal Usai 52 Tahun Beroperasi

Wiwin Meliana • Selasa, 27 Mei 2025 | 17:26 WIB

Ayam Goreng Widuran Solo Umumkan Sajian Nonhalal
Ayam Goreng Widuran Solo Umumkan Sajian Nonhalal

BALIEXPRESS.ID – Jagat media sosial dibuat geger setelah restoran legendaris Ayam Goreng Widuran Solo secara terbuka mengumumkan bahwa mereka menyajikan menu nonhalal.

Pengakuan ini mengejutkan publik, terutama pelanggan setia yang selama ini tidak mengetahui kandungan bahan dalam sajian restoran tersebut.

Baca Juga: Lewat Desa BRILiaN, BRI Dorong Usaha Camilan Menjadi Produk Oleh-Oleh Unggulan

Pengumuman resmi disampaikan melalui akun Instagram @ayamgorengwiduransolo pada Jumat, 24 Mei 2025.

 Dalam unggahan tersebut, pihak manajemen menyatakan bahwa seluruh outlet kini mencantumkan keterangan “Non Halal” secara jelas, baik di lokasi fisik maupun media sosial.

“Sebagai langkah awal, kami telah mencantumkan keterangan Non Halal secara jelas di seluruh outlet dan media sosial kami,” tulis akun resmi restoran dalam pernyataannya.

Ayam Goreng Widuran Solo bukan nama asing di dunia kuliner Jawa Tengah. Berdiri sejak tahun 1973, restoran ini dikenal luas sebagai tempat makan keluarga yang menyajikan ayam kampung kremes lengkap dengan sambal, lalapan, dan beragam pilihan lauk seperti kepala ayam, rempela ati, dan nasi box.

Namun, tak pernah sebelumnya ada keterangan resmi terkait status kehalalan menunya. Fakta ini mengejutkan sebagian pelanggan—terutama dari kalangan muslim—yang selama ini menganggap resto tersebut menyajikan makanan halal.

Baca Juga: Sosok Crazy Dog Siap Hajar King Vikacu di Atas Ring, Pernah Viral Hajar Pemotor Ugal-ugalan di Kerobokan

Isu ini semakin ramai dibahas setelah akun @halalcorner mengunggah tangkapan layar pengumuman restoran tersebut ke platform X (Twitter). “Ayam Widuran Solo, fix haram,” tulisnya dalam unggahan yang langsung memancing ribuan reaksi.

Berbagai komentar pun bermunculan. Banyak netizen yang mengaku kaget dan kecewa karena merasa tidak pernah diberi informasi terbuka sebelumnya.

“Aku yang tinggal di Solo malah baru tahu ada ayam goreng ini. Tapi kalau udah dari 1973 dan baru viral sekarang, kasihan yang muslim,” tulis akun @sultanf*****.

Tak sedikit pula yang membandingkan restoran ini dengan tempat makan lain yang dianggap lebih jelas status halalnya. “Beli ayam goreng Solo mending ke ayam goreng Mbak Mul aja, muslim friendly halal kok,” tambahnya.

Baca Juga: Ingat King Vikacu? Ketua Geng Motor Hajar Pecalang Kini Siap Adu Jotos di Atas Ring

Menanggapi ramainya reaksi publik, pihak manajemen Ayam Goreng Widuran menyatakan bahwa mereka kini berkomitmen untuk lebih transparan. Mereka telah menempelkan label “Non Halal” di semua outlet dan berkomunikasi aktif melalui media sosial guna menghindari kesalahpahaman di kemudian hari.

Meski begitu, kontroversi ini telah menjadi pelajaran penting bagi pelaku usaha kuliner agar lebih terbuka terkait bahan makanan—terutama di wilayah yang mayoritas penduduknya beragama Islam seperti Solo.

 

Editor : Wiwin Meliana
#viral #non halal #Ayam Goreng Widuran #solo