Presiden Prabowo Subianto Bongkar Bobrok Bansos Tak Tepat Sasaran, Siap Luncurkan Bantuan Baru dengan Sistem Jitu!
I Putu Suyatra• Rabu, 4 Juni 2025 | 16:18 WIB
SEPAKAT : Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat terbatas dengan menteri. Pemerintah akan berikan tambahan bansos hingga BSU bulan ini.
BALIEXPRESS.ID – Pemerintah tak mau lagi kecolongan! Presiden Prabowo Subianto geram melihat banyaknya bantuan sosial (bansos) yang selama ini tak tepat sasaran.
Demi memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan yang berhak, pemerintah siap meluncurkan tambahan bansos pada bulan Juni ini, dengan sistem penyaluran yang jauh lebih akurat dan terarah.
Era Baru Bansos: Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional Jadi Kunci!
Langkah tegas ini diambil setelah Presiden Prabowo menemukan banyak kasus di mana bansos justru dinikmati oleh mereka yang semestinya tak perlu, sementara yang membutuhkan justru terabaikan.
"Presiden ingin apa yang diberikan ini (bantuan) tepat sasaran, sampai kepada mereka yang memang membutuhkan dan berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah," ungkap Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf usai rapat terbatas.
Kabar baiknya, penyaluran bansos kali ini akan sepenuhnya mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sistem ini bahkan sudah dikukuhkan melalui Instruksi Presiden No. 4 Tahun 2025, menjadikannya acuan tunggal bagi seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam menyalurkan bantuan serta program pemberdayaan.
Mengungkap "Error" Penyaluran Bansos Sebelumnya
Mensos Saifullah Yusuf membeberkan fakta mengejutkan dari hasil pemeriksaan lapangan (ground-checking).
Ada lebih dari 1,9 juta data yang tergolong "inclusion errors", artinya mereka yang semestinya tak menerima bantuan, justru selama ini mendapatkannya.
Sebaliknya, ada pula "exclusion errors", di mana mereka yang berhak malah terlewat dari daftar penerima.
Inilah celah yang ingin ditutup rapat oleh pemerintah.
Paket Stimulus Ekonomi Juni-Juli: Bansos dan Bantuan Lain Siap Mengalir!
Tambahan bansos ini merupakan bagian dari lima paket stimulus ekonomi yang akan digulirkan pemerintah pada bulan Juni-Juli 2025. Selain tambahan bansos, pemerintah juga akan memberikan:
Diskon transportasi
Diskon tarif tol
Bantuan Subsidi Upah (BSU)
Perpanjangan diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
Khusus untuk tambahan bansos, penerima akan mendapatkan Rp200.000 serta 10 kg bantuan beras setiap bulan selama dua bulan.
Bantuan ini ditujukan bagi kelompok rentan dan miskin, khususnya 18,3 juta penerima sasaran kartu sembako.
Dengan adanya DTSEN sebagai acuan tunggal, diharapkan penyaluran bansos kali ini akan lebih transparan, efektif, dan benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan.
Apakah ini akan menjadi solusi permanen untuk masalah bansos tak tepat sasaran? Kita nantikan implementasinya! ***