Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Arogan! Anggota DPRD Cilegon Diduga Tabrak Pendemo, Satu Buruh Alami Luka

Wiwin Meliana • Rabu, 11 Juni 2025 | 15:05 WIB

Beredar video saat seorang buruh ditabrak oleh mobil yang diduga dikendarai anggota DPRD Cilegon
Beredar video saat seorang buruh ditabrak oleh mobil yang diduga dikendarai anggota DPRD Cilegon

BALIEXPRESS.ID– Aksi mogok kerja buruh di PT Bungasari Flour Mills Cilegon yang berlangsung selama sepekan memanas setelah seorang anggota DPRD Kota Cilegon, Hikmatullah, diduga menabrak dua orang pendemo dengan mobilnya pada Selasa, 10 Juni 2025.

Dalam video yang beredar luas di media sosial dan diunggah akun Instagram @bantenraya, terlihat sebuah mobil SUV putih menerobos blokade buruh dan menabrak dua orang yang berdiri di depan pagar pabrik yang dijaga kawat berduri.

Baca Juga: Saksi Mata Ungkap Detik-Detik Mencekam Pembunuhan di Bali: Dia Teriak Seperti Mau Nyerang!

 Setelah insiden itu, Hikmatullah yang merupakan politisi Partai Gelora tampak keluar dari mobil dan hampir terpancing emosi, namun segera diredam oleh massa yang berada di lokasi.

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh pengurus Serikat Pekerja saat menggelar aksi lanjutan di depan gedung DPRD Kota Cilegon.

Mereka menyatakan bahwa penabrakan itu terjadi saat massa buruh sedang melakukan aksi damai di depan gerbang pabrik.

“Benar, penabrakan itu dilakukan oleh salah satu anggota DPRD saat buruh sedang aksi mogok kerja. Yang bersangkutan memaksa masuk ke pabrik, padahal ada akses lain melalui jalan samping,” ungkap seorang pengurus Serikat kepada Radar Banten.

Baca Juga: Cerita di Balik Jeruji Besi: Tahanan Polsek Kuta Selatan Meninggal Dunia, Polresta Denpasar Beri Klarifikasi Mengejutkan!

Akibat kejadian tersebut, seorang buruh mengalami luka dan telah menjalani visum.

Serikat pekerja menyatakan akan melaporkan kejadian ini ke Polres Cilegon. “Korban sudah divisum dan kami akan bawa ini ke ranah hukum,” tegasnya.

Serikat Pekerja juga menduga bahwa tindakan arogan Hikmatullah tidak lepas dari dugaan kepentingannya dalam proyek outsourcing di PT Bungasari Flour Mills.

“Kami menduga oknum itu punya keterkaitan pekerjaan outsourcing di perusahaan ini. Aksi kami mungkin dianggap mengganggu,” tambahnya.

Aksi mogok kerja ini sendiri dipicu oleh dugaan praktik Union Busting oleh manajemen PT Bungasari. Salah satu pengurus Serikat bahkan dimutasi ke luar Pulau Jawa, yang dinilai melanggar hak berserikat dan aturan ketenagakerjaan yang berlaku.

Baca Juga: Bung Towel Bikin Geger! Komentar Jam Rolex Jadi Sorotan Usai Timnas Indonesia Dibantai Jepang 6-0!

“Mutasi itu jelas pelanggaran. Selain itu, hampir semua pengurus Serikat sekarang juga telah menerima SP2,” ungkap pengurus lainnya.

Kasus ini menambah daftar panjang pelanggaran hak-hak buruh di Indonesia, khususnya terkait kebebasan berserikat dan perlindungan pekerja.

Editor : Wiwin Meliana
#anggota dprd #cilegon #PT Bungasari Flour Mills Indonesia #tabrak #pendemo