Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

VIRAL! Kepala Desa Karangsari Sawer Pengunjung di Diskotik, Bantah Pakai Dana Desa

Wiwin Meliana • Kamis, 12 Juni 2025 | 16:50 WIB

Beredar video kepala desa sawer pengunjung diskotik
Beredar video kepala desa sawer pengunjung diskotik

BALIEXPRESS.ID – Jagat media sosial dihebohkan oleh sebuah video viral yang menampilkan Kuwu (Kepala Desa) Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, tengah melakukan aksi sawer uang di sebuah diskotik.

Video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan Kuwu Karangsari, yang diketahui bernama Casmari, naik ke atas panggung sebuah diskotik di wilayah Cirebon.

Baca Juga: Coca Cola PHK Karyawan, Disperinaker Badung Jamin Perusahaan Penuhi Hak Karyawan

Dalam video tersebut, ia tampak memegang dompet, mengambil lembaran uang, lalu melemparkannya ke arah pengunjung yang sedang menikmati musik.

Aksi itu terjadi saat diskotik tersebut tengah menggelar sebuah acara spesial, dengan menghadirkan Disc Jockey (DJ) ternama dari Ibu Kota.

Kehadiran DJ tersebut disambut antusias oleh para pengunjung—termasuk Kuwu Casmari yang terlihat larut dalam suasana hiburan malam tersebut.

Tak butuh waktu lama, video sawer sang kuwu langsung menyebar luas di media sosial dan mengundang berbagai reaksi dari warganet.

Banyak yang mempertanyakan etika seorang pejabat desa melakukan aksi semacam itu di ruang publik, terlebih di tempat hiburan malam.

Baca Juga: Kalah Telak dari Jepang, Indonesia Tetap Lolos ke Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026

Dalam video yang diunggah oleh akun @radarcirebon banyak warganet yang juga mengecam aksi tersebut.

“Ini bukan soal even, uang sendiri, atau punya usaha banyak pak, tapi ini soal anda sebagai pejabat publik,” tulis akun @alizen_by dikutip pada Kamis (12/06/2025).

“wkwkw situ itu publik fgur atau jadi tokoh masyarakat harusnya mencontohkan yang benar, bukan masalah ga seneng begini amat sdmnya,” tulis akun @resky_nrsep.

Saat dikonfirmasi Casmari membenarkan bahwa dirinya adalah sosok dalam video viral tersebut. Ia pun memberikan klarifikasi terkait aksinya tersebut.

“Secara tak sadar, dan kalau keadaan di diskotik kan puyeng lah (pusing), ya jadi seperti itu,” ujar Casmari.

Ia juga menegaskan bahwa uang yang ia bagikan bukan berasal dari anggaran desa, melainkan dari uang pribadi.

Baca Juga: Pemkot Denpasar Aktifkan Lagi Terminal Kreneng, Puluhan Pedagang Dipindah ke Lokasi Baru

Pernyataan itu tidak serta merta meredakan reaksi publik. Sejumlah warganet dan tokoh masyarakat mempertanyakan kelayakan sikap seorang kepala desa yang semestinya menjadi teladan, namun justru tampil dalam situasi yang dinilai tidak mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah kecamatan atau kabupaten terkait kemungkinan adanya evaluasi terhadap perilaku Kuwu Karangsari.

 

Editor : Wiwin Meliana
#kuwu #Karangsari #diskotik #Sawer #kepala desa