Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Viral! Anak Aniaya Ibu karena Tak Diberi Uang, Dedi Mulyadi Janji Biaya Pengobatan

Putu Ayu Aprilia Aryani • Selasa, 24 Juni 2025 | 17:40 WIB

Dedi Mulyadi temui ibu yang dianiaya oleh sang anak
Dedi Mulyadi temui ibu yang dianiaya oleh sang anak

BALIEXPRESS.ID-Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui Meilanie (46), seorang ibu yang menjadi korban penganiayaan oleh anak kandungnya sendiri, Moch Ichsan (22).

Pertemuan tersebut terekam dalam video yang diunggah di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada Senin, 23 Juni 2025.

Baca Juga: Jalur Wisata Ubud Rusak Parah, Warga Keluhkan Jalan Berlubang di Raya Sebali

Dalam pertemuan itu, Meilanie menceritakan langsung tragedi memilukan yang dialaminya kepada Dedi Mulyadi.

Ia mengungkapkan bahwa Ichsan merupakan anak semata wayang dari pernikahannya yang telah lama berakhir. Meski telah lulus SMA, sang anak belum mendapatkan pekerjaan tetap.

"Kalau permintaan dia tidak dipenuhi," jawab Meilanie saat ditanya Dedi Mulyadi mengenai pemicu kemarahan anaknya, dikutip Selasa, 24 Juni 2025.

Insiden ini terjadi pada Kamis, 19 Juni 2025, ketika Ichsan meminta uang sebesar Rp 30 ribu untuk ongkos ke warung kopi tempat ia berniat bekerja.

Namun, Meilanie tidak bisa memenuhi permintaan itu karena tidak memiliki uang.

Baca Juga: Viral! Dua Pemuda Main Gamelan Pakai Piring, Tembus 3 Juta Views, Kreativitasnya Banjir Pujian

Ia lalu menyarankan anaknya agar menggunakan sepeda, namun Ichsan menolak dan bahkan meminta ibunya meminjam motor tetangga.

Meilanie mengaku sang anak memang kerap marah saat permintaannya tidak dikabulkan, namun tidak separah kali ini.

“Sebelumnya marah karena minta uang tapi gak separah ini. Minta uang paling besar Rp 100 ribu, Rp 50 ribu. Kemarin minta Rp 30 ribu tapi gak ada, bilangnya buat ongkos kerja,” ungkap Meilanie.

Puncak kemarahan Ichsan terjadi saat ia mengira sang ibu membanting ponselnya.

Padahal, Meilanie hanya meletakkannya seperti biasa. Akibatnya, Meilanie dipukul di bagian kepala dan badan.

Baca Juga: Spontan Tapi Luwes! Bule Ikut Menari Bali di Pawai Budaya PKB 2025, Warganet Terpukau

"Dipukul kepala dan badan," ujarnya dengan suara lirih.

Meilanie yang sehari-hari bekerja membantu tetangga membuat kue dengan penghasilan Rp 40 ribu per hari, kini harus menahan rasa sakit dan trauma atas perlakuan anaknya.

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi menyatakan akan membawa Meilanie ke rumah sakit untuk menjalani CT scan guna mengetahui kondisi kesehatannya lebih lanjut.

Sebelumnya, video penganiayaan tersebut viral di berbagai platform media sosial.

Unggahan tersebut menampilkan seorang pemuda yang melakukan kekerasan terhadap ibu kandungnya hanya karena tidak diberi uang. Video itu langsung memicu kecaman luas dari publik.

Pelaku telah ditangkap dan digiring ke kantor polisi dengan tangan terborgol, kepala plontos, dan mengenakan baju tahanan oranye.

Baca Juga: KACAU! Kronologi Remaja Mabuk Bentrok di Sesetan, Polisi Amankan Dua Orang yang Terlibat

Dilansir dari Jawa Pos, kasus ini kini ditangani Polres Metro Bekasi Kota dan pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat dengan Pasal 44 Ayat (1) UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT).

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#anak #ibu #pengobatan #bantu #dedi mulyadi #dianiaya