Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kapal Tenggelam di Selat Bali, Manajemen KMP Tunu Pratama Jaya Minta Maaf

I Made Mertawan • Minggu, 6 Juli 2025 | 15:02 WIB
Perwakilan pemilik KMP Tunu Pratama Jaya, PT Raputra Jaya, Uliluddin, saat konferensi pers di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (5/7/2025)
Perwakilan pemilik KMP Tunu Pratama Jaya, PT Raputra Jaya, Uliluddin, saat konferensi pers di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (5/7/2025)

BALIEXPRESS.ID- Manajemen PT Raputra Jaya selaku operator KMP Tunu Pratama Jaya menyampaikan permohonan maaf atas musibah tenggelamnya kapal di Selat Bali.

Peristiwa itu merenggut enam korban jiwa, serta 29 penumpang lain yang hingga kini belum ditemukan.

“Dan juga berbela sungkawa kami sampaikan kepada seluruh keluarga korban, dan kami mendoakan korban mendapatkan tempat yang terbaik, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar perwakilan manajemen, Uliluddin, dalam konferensi pers di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (5/7/2025) malam.

Uliluddin menegaskan, keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab utama pihak perusahaan.

Sejak kejadian, perusahaan telah berkoordinasi dengan Basarnas, KSOP, ASDP, dan pemangku kepentingan lain untuk mendukung proses pencarian dan penanganan korban.

“Komitmen kami adalah memberikan pendampingan keluarga korban dan membantu semaksimal mungkin,” tegasnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, PT Raputra Jaya telah menyerahkan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia pada Jumat (4/7/2025).

Ke depan, perusahaan berjanji mengevaluasi aspek keselamatan pelayaran, kesiapan awak kapal, sistem operasi, serta kondisi teknis armada, agar peristiwa serupa tidak terulang.

“Sekali lagi kami sampaikan permohonan maaf atas kejadian ini,” kata Uliluddin.

KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali pada Rabu (2/7/2025) sekitar pukul 23.35 WIB.

Dari total 53 penumpang dan 12 kru, 30 orang berhasil diselamatkan, enam orang ditemukan meninggal, sedangkan 29 lainnya masih dalam proses pencarian. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#selat bali #KMP Tunu Pratama Jaya #kapal tenggelam