Terungkap! Sosok Melanie Putri, Wanita di Balik Tewasnya Brigadir Nurhadi: Motif Sepele yang Berujung Maut?
I Putu Suyatra• Kamis, 10 Juli 2025 | 18:34 WIB
Misri Puspita Sari dan Melanie Putri
BALIEXPRESS.ID – Kasus kematian tragis Brigadir Muhammad Nurhadi semakin menemui titik terang dengan terkuaknya peran seorang wanita bernama Melanie Putri.
Wanita ini disebut-sebut menjadi motif di balik pembunuhan yang menyeret dua perwira polisi aktif, Kompol I Made Yogi dan Ipda Haris Chandra, sebagai tersangka utama.
Mengapa Melanie begitu krusial, dan benarkah nyawa seorang brigadir melayang hanya karena persoalan sepele?
Melanie Putri pertama kali muncul dalam kronologi pesta di sebuah vila di Gili Trawangan, Lombok Utara, pada malam nahas 16 April 2025.
Ia adalah wanita sewaan yang dibawa oleh Ipda Haris Chandra, anggota Propam Nusa Tenggara Barat (NTB) yang kini telah dipecat dan ditahan.
Keberadaannya di tengah pesta narkoba itu menjadi kunci pembuka misteri yang sebelumnya gelap.
Ciuman Tak Terduga dan Detik-detik Mencekam
Fakta mengejutkan terungkap dari pengakuan Misri Puspita Sari, wanita sewaan lain yang kini berstatus tersangka.
Dalam kondisi mabuk, Brigadir Nurhadi kedapatan mencium Melanie Putri di kolam renang. Momen inilah yang diduga kuat menjadi pemicu ketegangan mematikan.
"Misri sempat menegur Nurhadi dengan mengatakan 'Jangan begitu, itu cewek abangmu'," ujar Yan Mangandar Putra, kuasa hukum Misri.
Sebuah teguran sederhana yang ternyata berujung pada malapetaka.
Tak lama setelah insiden di kolam, Haris dan Melanie dikabarkan kembali ke kamar.
Apa yang terjadi setelah itu masih menjadi teka-teki, namun yang jelas, Brigadir Nurhadi kemudian ditemukan tewas secara tidak wajar di kolam.
Ada bekas kekerasan di tubuhnya, tulang lidah patah akibat cekikan, dan luka memar di kepala.
Melanie "Beruntung" dari Status Tersangka, Haris Chandra Resmi Ditahan
Meskipun menjadi pusat perhatian dalam insiden tersebut, Melanie Putri terbilang lebih "beruntung" dibandingkan Misri Puspita Sari yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Melanie tidak dijerat hukum, namun perannya tak bisa diabaikan dalam mengungkap benang merah kasus ini.
Ipda Haris Chandra, yang membawa Melanie ke pesta tersebut, kini resmi ditahan selama 20 hari ke depan, terhitung mulai 7 hingga 26 Juli 2025.
Haris adalah bawahan dari eks Kasubdit Paminal Divpropam Polda NTB, Kompol I Made Yogi Purusa Utama, yang juga turut menjadi tersangka dalam kasus ini.
Lalu, Apa yang Terjadi pada Pukul 19.55 WITA?
Momen krusial lain terjadi setelah Haris dan Melanie kembali ke kamar.
Misri melihat Ipda Haris Chandra bolak-balik antara vila dan hotel tempat mereka menginap hingga tiga kali.
"Pukul 19.58 WITA, katanya di CCTV hotel terlihat Haris masuk vila yang ketiga kali," terang Yan.
Yang paling membuat penasaran adalah pengakuan Misri Puspita Sari mengenai "blank spot" ingatannya.
"Klien saya tidak bisa mengingat jelas kejadian setelah pukul 19.55 WITA. Dia sempat bangunkan Yogi, kemudian masuk ke kamar mandi cukup lama, lebih dari 20 menit," kata Yan.
"Kejadian sesaat sebelum masuk kamar mandi dan kejadian sesaat setelah keluar dari kamar mandi, dia benar-benar enggak bisa ingat."
Apakah ada rahasia kelam yang tersembunyi dalam "hilangnya" ingatan Misri di detik-detik penting itu?
Bagaimana peran Melanie Putri yang sebenarnya dalam insiden berdarah ini? Dan sejauh mana motif "sepele" ini benar-benar menjadi akar dari tragedi yang merenggut nyawa Brigadir Nurhadi?
Kasus ini masih menyisakan banyak pertanyaan yang menanti untuk diungkap. ***