BALIEXPRESS.ID– Nama Luluk Nuril kembali menjadi sorotan publik usai diduga melakukan penipuan berkedok arisan dan investasi bodong dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Kasus ini mencuat setelah aktris sinetron Delia Yasmine mengaku menjadi salah satu korban dengan nilai kerugian sebesar Rp130 juta.
Baca Juga: Luluk Nuril; Tiktoker Sekaligus Istri Polisi Bikin Heboh, Diduga Lakukan Penipuan Berkedok Arisan
Luluk Nuril, pemilik nama lengkap Luluk Sofiatul Jannah, dikenal publik sebagai seorang TikToker yang aktif di media sosial.
Ia merupakan istri dari anggota Polri, Bripka Mochamad Nuril Huda. Nama Luluk pertama kali viral pada akhir tahun 2023, saat dirinya memarahi seorang anak magang di sebuah toko swalayan.
Aksinya yang dinilai berlebihan itu menuai banyak kecaman dari netizen dan sempat menjadi trending topic.
Namun, sorotan terhadap Luluk tak berhenti di situ. Kali ini, ia kembali menjadi bahan perbincangan setelah diduga menipu banyak orang melalui modus arisan dan investasi dengan iming-iming keuntungan pasti.
Baca Juga: Serunya Perayaan 12 Tahun Grand Whiz Nusa Dua dengan Acara Kesehatan & Kebersamaan
Dalam pernyataannya kepada media, Delia Yasmine menyebut bahwa awalnya ia dikenalkan pada skema investasi yang dijalankan Luluk, saat ia tengah dalam masa pemulihan dari sakit.
Luluk menjanjikan hasil dari investasi uang senilai Rp100 juta, serta tambahan Rp30 juta sebagai bagian dari arisan yang juga belum dibayar.
“Saat itu saya baru pulang dari rumah sakit dan sedang dalam tahap pemulihan. Luluk datang menawari investasi menjanjikan dengan imbal hasil sekian persen. Tapi hingga kini uang saya tak kembali,” kata Delia.
Keputusan Delia untuk percaya pada Luluk didasarkan pada hubungan pertemanan lama.
Namun, kepercayaan tersebut kini berujung pada kekecewaan dan kerugian finansial.
Baca Juga: Truk Terperosok di Jalur Sambangan, Warganet Soroti Pelanggaran Rambu Lalulintas
Delia juga mengaku tengah mengumpulkan korban lain yang mengalami nasib serupa. Disebutkan bahwa korban Luluk berasal dari berbagai kalangan dan daerah, terutama dari Jawa Timur seperti Surabaya, Probolinggo, dan sekitarnya.
“Saya sedang kumpulkan bukti dan data dari para korban, bahkan saya sudah buat grup chat khusus. Kami berencana melaporkan Luluk secara kolektif ke Polres masing-masing,” ujar Delia.
Saat ini, Delia tengah menyiapkan laporan resmi ke polisi. Ia juga mengajak para korban lainnya untuk ikut melapor agar dugaan penipuan ini dapat segera diproses secara hukum.
Hingga berita ini ditulis, Luluk Nuril belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan yang diarahkan kepadanya.
Editor : Wiwin Meliana