BALIEXPRESS.ID-Kisah tragis yang menimpa Rizky Alesha Zahra (9) mengguncang hati publik usai sang ibu mengungkap kronologi penemuan jasad anaknya yang menjadi korban penculikan, rudapaksa, hingga akhirnya meninggal dunia.
Kesaksian itu disampaikan langsung oleh sang ibu dalam tayangan kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, yang diunggah pada Senin (21/7/2025).
Baca Juga: TERUNGKAP! Ini Alasan Pria di Buleleng Nekat Curi Tiga Ayam Jago di Madenan
Peristiwa memilukan ini terjadi di kawasan Tulang Bawang, Lampung, dan melibatkan seorang buruh kontraktor bernama Hariyanto, yang kini masih buron setelah diduga melakukan aksi bejat tersebut.
Dalam wawancara tersebut, sang ibu menceritakan bahwa pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, Zahra pamit untuk mandi di pemandian umum.
Biasanya ia ditemani adik atau teman-temannya. Namun pagi itu, Zahra pergi seorang diri.
Satu jam kemudian, kakak Zahra mulai merasa cemas karena adiknya belum kembali. Ia menyusul ke pemandian dan hanya menemukan handuk serta kotak sabun milik Zahra.
Baca Juga: Curi Sandal Hermes Mantan Majikan, Pria di Medan Dituntut Dua Tahun Penjara
Tidak ada tanda-tanda keberadaan sang adik. Pencarian segera dilakukan oleh keluarga dan warga sekitar hingga malam hari.
Sekitar pukul 20.30 WIB, harapan muncul saat beberapa warga mendengar obrolan mencurigakan antara seorang kontraktor dan pekerjanya yang sedang mencari Hariyanto—buruh bangunan yang diketahui tidak terlihat sejak pukul 10 pagi.
Mendengar nama itu, warga langsung curiga karena seluruh lokasi telah diperiksa, kecuali satu kamar yang digembok, yaitu milik Hariyanto. Warga lalu meminta untuk membukanya.
“Dibukalah, diambil palu itu kan digembok, dibuka, diambil palu. Keadaan gelap, bedeng dia dimatikan listriknya,” ungkap sang ibu dalam wawancara tersebut.
Tiga orang warga dikerahkan untuk masuk ke dalam kamar. Dalam kondisi gelap dan penuh ketegangan, mereka tidak langsung menemukan Zahra.
Namun sebelum keluar, salah satu warga melihat jempol kaki kecil mencuat dari bawah tikar. Itu adalah kaki Zahra—tanda awal dari kenyataan memilukan yang segera terungkap.
Baca Juga: Gegara Motor Tertinggal, Pencuri Ayam di Buleleng Tertangkap, Begini Kronologinya
Jasad Zahra ditemukan dalam kondisi tertutup tikar. Setelah diperiksa lebih lanjut, Zahra diduga sempat diculik, diracun, kemudian dirudapaksa sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa.
Kasus ini tidak hanya mengejutkan keluarga dan masyarakat sekitar, tetapi juga menciptakan gelombang kemarahan dan kesedihan dari warganet. Banyak yang menuntut agar pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya.
Hingga kini, pelaku Hariyanto, yang disebut berasal dari Kota Gaya Baru, masih dalam pelarian. Polisi telah menetapkan dirinya sebagai buron dalam kasus penculikan, rudapaksa, dan pembunuhan anak di bawah umur.
Pihak keluarga dan masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap pelaku dan memberikan keadilan bagi almarhumah Zahra.
Editor : Wiwin Meliana