Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

KEJI! Tak Hanya Dirudapaksa, Muncul Dugaan Bocah Zahra Juga Diracun Sebelum Dibunuh

Wiwin Meliana • Rabu, 23 Juli 2025 | 17:03 WIB

Potret bocah Zahra yang menjadi korban pembunuhan di Lampung
Potret bocah Zahra yang menjadi korban pembunuhan di Lampung

BALIEXPRESS.ID– Kasus pembunuhan tragis terhadap Rizky Alesha Zahra (9) kembali menuai sorotan tajam.

Setelah sebelumnya diketahui sebagai korban penculikan, rudapaksa, dan pembunuhan, kini muncul dugaan baru bahwa Zahra juga sempat diracun oleh pelaku, yang hingga kini masih buron.

Baca Juga: Hariyanto Masih Buron, Wajah Terduga Pelaku Pembunuhan Bocah Zahra Kini Tersebar Luas

Pelaku yang diduga bertanggung jawab adalah Hariyanto, seorang buruh kontraktor yang kini masuk dalam daftar buronan polisi.

Zahra dilaporkan hilang pada 22 Juni 2025 setelah pamit mandi di pemandian umum. Jasadnya ditemukan malam harinya di bedeng tempat tinggal Hariyanto dalam kondisi mengenaskan.

Dugaan soal racun ini pertama kali diungkap oleh ibu korban dalam podcast Curhat Bang Denny Sumargo, yang tayang di YouTube pada 22 Juli 2025.

Dalam tayangan tersebut, sang ibu hadir bersama tantenya dan menceritakan kondisi saat pertama kali jasad Zahra ditemukan.

Baca Juga: PILU! Satu Bulan Buron, Pelaku Pembunuhan Bocah Zahra Belum Ditangkap, Sang Ibu Rela Berlutut Demi Keadilan

“Waktu kejadian itu penuh dengan busa. Waktu pertama kali ditemukan itu, mulut dia keluar busa semua,” ungkap sang ibu dengan suara bergetar.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa Zahra tidak hanya diperkosa dan dibunuh, tetapi kemungkinan lebih dulu diracun oleh pelaku untuk melemahkannya atau membungkam korban.

Tak berhenti di situ, keluarga korban juga mengungkap fakta mengerikan lainnya. Mereka menduga pelaku berencana membakar jasad Zahra, namun gagal karena kehabisan gas.

Hal ini diperkuat oleh unggahan akun Instagram @mryasmd pada 10 Juli 2025, yang menyebutkan bahwa saat jasad ditemukan, terdapat kompor dalam posisi hidup namun tidak menyala karena gas sudah habis.

Baca Juga: Kisah Tragis Bocah Zahra; Korban Pembunuhan di Lampung, Sang Ibu Ungkap Detik-Detik Penemuan Jazad di Bedeng Buruh

Kombinasi fakta-fakta baru ini membuat desakan terhadap aparat penegak hukum semakin kuat. Warganet dan masyarakat luas menuntut agar pelaku segera ditangkap dan diadili seberat-beratnya.

Tagar seperti #KeadilanUntukZahra dan #TangkapHariyanto mulai ramai digunakan untuk mendorong penegakan hukum atas kejahatan yang tak hanya keji, tapi juga mengguncang hati nurani publik.

Editor : Wiwin Meliana
#diracun #pembunuhan #lampung #Zahra