BALIEXPRESS.ID— Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara terkait isu tidak mengenakan seragam saat menghadiri Reuni Angkatan 1980 Fakultas Kehutanan UGM.
Ia menegaskan bahwa dirinya memang menerima kaos berwarna biru tua dari panitia, namun memilih untuk tidak memakainya karena alasan kesehatan.
Baca Juga: Pilu! Kisah Komang Gede Sumerta: Sebatang Kara, Melaut Demi Biaya Hidup, Kini Butuh Seragam Sekolah
“Ya diberi, nanti coba tunjukkin. Tapi lengannya pendek, saya kan lagi masa pemulihan,” ujar Jokowi kepada awak media, Sabtu (2/8/2025).
Jokowi menjelaskan bahwa kondisi kulitnya yang sensitif terhadap paparan langsung membuatnya tidak nyaman mengenakan pakaian berlengan pendek, terutama saat masih dalam masa pemulihan.
Ia menambahkan, keputusan tersebut murni karena pertimbangan kesehatan, bukan karena alasan lain seperti yang ramai dibahas di media sosial.
Lebih lanjut, Presiden mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi atau tudingan yang tidak berdasar.
Baca Juga: Kehabisan BBM dan Tak Punya Uang, Warga Surabaya Dibantu Anggota Polisi di Karangasem
“Jangan dicari-cari (kesalahan) lah,” pungkasnya.
Reuni Angkatan 1980 Fakultas Kehutanan UGM itu sendiri berlangsung meriah, dihadiri oleh sejumlah alumni dan tokoh penting, meski sorotan media sempat tertuju pada ketidaksesuaian Jokowi dengan seragam acara.
Sebelumnya, Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), hadir dalam reuni 45 tahun alumni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 1980 yang digelar di Yogyakarta, Sabtu (26/7/2025).
Dalam suasana hangat dan penuh nostalgia, Jokowi tak hanya mengenang masa kuliah, tetapi juga menyinggung isu ijazahnya yang sempat diragukan, dengan nada bercanda yang mencairkan suasana.
Baca Juga: Desa Duda Timur Karangasem Masuk Enam Besar Nasional Lomba Desa Digital Berkat Dua Inovasinya
Dalam sambutannya, Jokowi mengajak hadirin untuk tidak terlalu cepat bersenang-senang mengingat masih adanya isu yang menyudutkannya.
"Saya lihat semuanya senang. Tapi jangan senang dulu lho, karena ijazah saya masih diragukan," ujar Jokowi disambut tawa para alumni.
Presiden pun melanjutkan dengan guyonan khasnya yang langsung mengundang gelak tawa hadirin.
"Hati-hati, nanti keputusan di pengadilan. Begitu keputusannya asli, bapak ibu boleh senang-senang. Tapi begitu tidak, yang 88 (angkatan 1980) juga palsu," kelakarnya.
Editor : Wiwin Meliana