BALIEXPRESS.ID— Nama Paris Pernandes kembali menjadi perbincangan publik setelah meraih kemenangan TKO atas Edy Boxing dalam laga panas HW Sport Night (HSN) Bali Vol. 8 di Atlas Super Club, Bali, Minggu (10/8/2025).
Baca Juga: Pengamat Ekonomi Ungkap Untung Rugi KEK Kura-Kura Bali bagi Perekonomian Pulau Dewata
Tak hanya karena kemenangannya, namun juga karena sikap tenangnya menghadapi provokasi sebelum pertandingan, serta pesan moral yang ia sampaikan bahwa tinju harus tetap menjunjung sopan santun.
Sebelum dikenal sebagai petinju, Paris lebih dulu viral sebagai kreator TikTok lewat kontennya yang legendaris “Salam dari Binjai”.
Aksinya merobohkan pohon pisang dengan pukulan telanjang tangan menjadi tren nasional dan melambungkan namanya sebagai ikon viral dari Sumatera Utara.
Baca Juga: Kalah dari Paris Pernandes, Unggahan Edy Boxing Usai Ramai Diserang Netizen
Lahir di Binjai pada 14 Agustus 1998, Paris kini berusia 27 tahun. Di balik kepopulerannya, ia adalah sosok pekerja keras yang pernah bekerja di sebuah minimarket sebelum terjun menjadi konten kreator dan petinju amatir.
Kariernya di ring bukan sekadar sensasi. Paris pernah bertanding di ajang Holywings Sports Show, menghadapi petinju berpengalaman Jackson Karmela — peraih medali emas Muaythai di PON XX.
Meski berstatus petinju amatir, Paris menunjukkan teknik dan ketahanan yang tak bisa diremehkan.
Dalam duel melawan Edy Boxing, Paris kembali membuktikan ketangguhannya. Pertandingan yang semula diwarnai ketegangan akibat aksi provokatif Edy saat face-off, menjatuhkan topi dan mencekik wajah Paris justru berakhir sebaliknya.
Baca Juga: Siapa Edy Boxing? Petinju yang Berani Cekik Paris Pernandes, Berakhir TKO di Ajang HW Sport Night
Paris yang awalnya tampak terpancing, hanya membalas dengan tamparan spontan.
Namun di atas ring, ia tampil lebih fokus dan taktis. Lewat strategi menyerang agresif dan pukulan beruntun, ia berhasil memojokkan Edy dan mengakhiri laga dengan kemenangan TKO di ronde pertengahan.
Usai laga, Paris mengunggah pesan bermakna di media sosial yang langsung menyedot perhatian warganet.
Dalam unggahannya, Paris menyinggung soal “tinju sopan santun” — sebuah sindiran halus terhadap sikap Edy yang dianggap berlebihan dan mencari panggung sebelum bertarung.
“Inilah Akhir dari sopan dan santun Lek,” tulis Paris, disertai foto kemenangan di atas ring dikutip pada Selasa (12/08/2025).
Baca Juga: Pelaku Usaha Minta Dilibatkan, Pengelolaan Sampah Efektif Jadi Kunci Atasi Masalah di Bali
Bagi Paris, kemenangan ini menjadi comeback yang sempurna setelah vakum selama satu tahun dari ring tinju.
Ia juga membuktikan bahwa dirinya bukan hanya sensasi dunia maya, tapi juga petarung serius yang layak diperhitungkan di kancah tinju nasional.
Editor : Wiwin Meliana