BALIEXPRESS.ID-Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel tengah menjadi sorotan tajam publik setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca Juga: Kronologi Tragis Pelajar Usia 15 Tahun Tewas Tertabrak Truk setelah Gagal Menyalip
Ironisnya, di tengah hebohnya kabar penangkapannya, jejak digital Noel yang pernah menyerukan agar pelaku korupsi dihukum mati kembali viral dan menuai beragam komentar dari masyarakat.
Video pernyataan tegas Noel tersebut diunggah ulang oleh akun Instagram populer @lambe_turah dan langsung menjadi bahan perbincangan hangat.
Dalam video itu, Noel dengan lantang mengajak pejabat hingga kandidat politik untuk menandatangani fakta integritas yang berisi komitmen bersedia dihukum mati jika terbukti korupsi.
“Berani enggak sama-sama kita bikin fakta integritas, kalau menipu rakyat maka harus dihukum mati,” ujar Noel dalam potongan video yang dikutip pada Jumat (22/8/2025).
Baca Juga: Stanley 1913 Resmi sebagai Official Tumbler Partner Maybank Marathon 2025
Ia juga menambahkan bahwa hukuman tegas semacam itu diperlukan demi menimbulkan efek jera.
“Kalau korup, hukum mati. Berani enggak? Dan saya akan mengajak siapapun kandidat untuk bikin fakta integritas kalau korup siap dihukum mati,” tambahnya.
Dalam pernyataannya saat itu, Noel juga mengingatkan akan bahaya pembangkangan sosial yang bisa muncul akibat maraknya praktik korupsi. Ia menyebut pembangkangan sosial berbeda dari revolusi, karena lebih bersifat spontan dan cenderung anarkis.
“Ketika terjadi pembangkangan sosial, itu bahaya dan itu yang kita takutkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia bahkan sempat mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil langkah tegas terhadap korupsi di pemerintahan.
“Maka pilihannya nanti, semoga presiden harus berani mengambil kebijakan, termasuk menyiapkan regu tembak bagi pejabat yang terbukti korupsi. Itu bisa mengobati kekecewaan rakyat,” ujarnya kala itu.
Baca Juga: Siap Jadi Primadona, Skutik Premium Fashionable New Honda Stylo 160 Makin Mewah
Namun pernyataan tersebut kini berbalik menjadi bumerang. Tak lama setelah video itu kembali ramai diperbincangkan, KPK mengonfirmasi penangkapan Noel bersama sepuluh orang lainnya dalam OTT yang diduga berkaitan dengan praktik pemerasan terkait proses sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) program yang berada di bawah kewenangan Kementerian Ketenagakerjaan.
Menteri Ketenagakerjaan menyatakan bahwa penangkapan wakilnya tersebut merupakan “pukulan telak” bagi institusi yang tengah berupaya membangun citra transparan dan bersih dari praktik korupsi.
Editor : Wiwin Meliana