Penembak Brimob di Papua Ditangkap! Peran Mengejutkan di Balik Video Aksi Brutal OPM Terbongkar
I Putu Suyatra• Sabtu, 23 Agustus 2025 | 20:29 WIB
Siprianus Weya, anggota OPM pimpinan Aibon Kogoya, diciduk di Nabire pada Rabu (20/8)
BALIEXPRESS.ID – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz mengumumkan sebuah penangkapan penting yang menggemparkan. Seorang anggota kunci dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang terlibat langsung dalam penembakan dua personel Brimob akhirnya berhasil ditangkap.
Siprianus Weya, anggota OPM pimpinan Aibon Kogoya, diciduk di Nabire pada Rabu (20/8) sore. Penangkapan ini menjadi titik terang dalam kasus penembakan yang menewaskan Brigpol Arif Maulana dan Bripda Nelson Runaki pada 13 Agustus lalu.
Apa peran Siprianus? "Siprianus Weya berperan sebagai dokumentator aksi kelompok Aibon Kogoya dalam insiden penembakan," jelas Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani.
Penyelidikan menunjukkan bahwa Siprianus bertugas merekam aksi brutal kelompoknya dan mengirimkan video tersebut melalui WhatsApp. Video dan ponsel yang digunakan kini menjadi barang bukti penting. Selain itu, ia juga diduga terlibat dalam perampasan senjata milik kedua korban.
Penangkapan Siprianus tidak sendiri. Bersamanya, lima orang lain turut diamankan, di antaranya Jemi Mirip, Botanus Agimbau, dan Melianus Mirip. Sejumlah barang bukti seperti telepon genggam, jaket, dan noken turut disita.
Satgas Damai Cartenz meminta masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap informasi yang tidak benar. Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat kepolisian.
Penangkapan ini menandai keberhasilan Satgas dalam mengungkap jaringan OPM di Papua dan memberikan keadilan bagi para korban. ***