Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sosok Dwi Hartono: Crazy Rich Jambi yang Diduga Dalang Pembunuhan Kepala Cabang BRI

Wiwin Meliana • Selasa, 26 Agustus 2025 | 19:05 WIB

 

Sosok Dwi Hartono diduga dalam penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang BRI
Sosok Dwi Hartono diduga dalam penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang BRI

BALIEXPRESS.ID – Kasus kematian tragis Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta, mulai menemukan titik terang.

Pihak kepolisian berhasil menangkap empat tersangka pelaku pembunuhan berencana, dan yang paling mengejutkan, salah satu tersangka utama adalah sosok pengusaha kaya asal Jambi, Dwi Hartono.

Baca Juga: Ketut Adi, Bocah Si Mata Biru dari Bali Utara

Dikenal sebagai “crazy rich” Jambi, penangkapan Dwi Hartono sontak membuat heboh masyarakat setempat. Pasalnya, selama ini Dwi dikenal sebagai pengusaha flamboyan, dermawan, dan aktif di berbagai kegiatan sosial maupun digital.

Dwi Hartono selama ini dikenal luas di kalangan masyarakat Jambi sebagai pengusaha sukses dengan portofolio bisnis yang beragam, mulai dari sektor perkebunan, perdagangan (trading), hingga teknologi pendidikan. Ia juga memiliki platform edukasi digital bernama “Guruku”, yang menyasar sektor pendidikan modern di Indonesia.

Tak hanya itu, Dwi juga aktif sebagai motivator, sering berbagi kisah sukses dan inspirasi lewat akun media sosial dan kanal YouTube pribadinya. Banyak masyarakat Jambi yang mengagumi Dwi karena kiprahnya sebagai sosok muda, sukses, dan dermawan.

Baca Juga: Sindiran Pasek Suardika soal Penghargaan untuk Eks Koruptor: Bintang yang Semakin Berkelas Bintang Tujuh

Namun, citra tersebut kini hancur lebur. Dwi Hartono disebut-sebut sebagai otak utama dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Mohamad Ilham Pradipta.

Dalam rilis kepolisian, penangkapan Dwi Hartono dan dua pelaku lainnya dilakukan di Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/8/2025). Sementara satu pelaku lainnya ditangkap di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, pada Minggu (24/8/2025).

Kepolisian menyebutkan bahwa penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap motif dan peran masing-masing pelaku secara rinci.

Namun, dugaan awal menyebut Dwi sebagai pihak yang merancang dan memerintahkan aksi pembunuhan tersebut.

Meski Dwi telah ditetapkan sebagai tersangka, pihak kepolisian belum membeberkan motif pasti di balik pembunuhan yang diduga telah direncanakan itu. Namun, keterlibatannya sebagai inisiator menambah dimensi mengejutkan dalam kasus ini, mengingat citra publik yang selama ini dibangunnya.

Baca Juga: Ini Alasan Pemerintah Beri Bintang Mahaputra kepada Burhanuddin Abdullah, Meski Pernah Terjerat Kasus Korupsi

Warganet, khususnya masyarakat Jambi, menyampaikan keterkejutan dan rasa kecewa atas terungkapnya fakta ini. Banyak yang tak menyangka bahwa sosok yang dikenal peduli dan penuh inspirasi justru diduga melakukan tindak kejahatan keji.

Polisi menyatakan akan segera menggelar konferensi pers lanjutan terkait perkembangan kasus tersebut, termasuk motif dan latar belakang hubungan antara Dwi Hartono dan korban.

 

Editor : Wiwin Meliana
#pembunuhan #otak pembunuhan #kepala cabang bri #Dwi Hartono