Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Imbas Pernyataan Kontroversial, Ahmad Sahroni Dicopot dari Jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI

Wiwin Meliana • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 15:07 WIB

Ahmad Sahroni Dicopot dari Jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI
Ahmad Sahroni Dicopot dari Jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI

BALIEXPRESS.ID– Pergantian mengejutkan terjadi di internal Fraksi Partai NasDem DPR RI.

Politisi NasDem, Ahmad Sahroni, resmi dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Keputusan ini tertuang dalam surat resmi Partai NasDem yang diterbitkan pada Jumat (29/8/2025), menyusul hasil Rapat Pimpinan Fraksi.

Baca Juga: Dump Truk Rem Blong Hantam Motor di Lampu Merah, Mahasiswa Tewas di Lokasi

Dalam keputusan tersebut, Ahmad Sahroni dipindahkan dari posisi strategisnya di Komisi III—yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan—menjadi anggota Komisi I DPR yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan komunikasi.

Posisi yang ditinggalkan Sahroni kini ditempati oleh H Rusdi Masse Mappasessu, yang sebelumnya duduk sebagai anggota Komisi IV DPR RI.

Pergantian ini berlaku efektif sejak Jumat (29/8/2025). Surat keputusan juga telah ditembuskan ke Pimpinan DPR RI, pimpinan Komisi I, III, IV, serta Sekretariat Jenderal DPR.

Baca Juga: Ojol Asal Sidoarjo Tertangkap saat Coba Bobol Kotak Amal di Mushola, Warga Amankan Linggis

Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, menepis anggapan bahwa ini merupakan bentuk sanksi terhadap Sahroni. Ia menyebut keputusan tersebut sebagai bagian dari mekanisme rotasi dan penyegaran internal yang biasa dilakukan fraksi.

“Tidak ada pencopotan, hanya penyegaran,” ujar Hermawi saat dikonfirmasi media, Jumat malam. Ia juga membantah bahwa langkah ini berkaitan dengan pernyataan kontroversial Sahroni terkait DPR dan rakyat.

Sebelumnya, Ahmad Sahroni menjadi sorotan publik usai melontarkan pernyataan tajam terhadap pihak-pihak yang mendorong pembubaran DPR. Dalam kunjungan kerja ke Polda Sumatera Utara pada Jumat (22/8/2025), ia menyebut bahwa mereka yang menyerukan pembubaran DPR memiliki "mental orang tertolol sedunia".

Baca Juga: Bupati Gianyar Lakukan Rotasi Pejabat Besar-besaran, sang Istri Dapat Job Baru

“Catat nih, orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia. Kita semua memang tidak bodoh semua, tapi ada cara yang benar untuk mengkritik,” kata Sahroni.

Pernyataan ini memicu kemarahan masyarakat, yang merasa bahwa kritik terhadap DPR merupakan bagian dari kebebasan berpendapat di negara demokratis. Reaksi keras pun bermunculan di media sosial, hingga berujung pada unjuk rasa yang berlangsung ricuh di sekitar kompleks parlemen sejak Senin (25/8/2025).

Di tengah sorotan dan tekanan publik, rotasi Sahroni dinilai sebagai langkah Partai NasDem untuk meredam eskalasi isu dan menjaga citra fraksi. Beberapa pengamat politik melihat ini sebagai manuver cepat yang menunjukkan responsivitas internal partai terhadap krisis citra dan opini publik.

Baca Juga: Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa, Tiga Orang Tewas dan Lima Luka-Luka

Meski tidak lagi menduduki posisi pimpinan di Komisi III, Ahmad Sahroni tetap menjabat sebagai anggota DPR RI dan kini akan mengemban tugas barunya di Komisi I. Sementara itu, Rusdi Masse Mappasessu diharapkan dapat segera menjalankan fungsi kepemimpinan di Komisi III.

Pergantian ini menandai dinamika internal Partai NasDem yang semakin mencermati sensitivitas publik, terutama dalam konteks komunikasi para kadernya yang menjabat di lembaga legislatif.

Editor : Wiwin Meliana
#dicopot #nasdem #komisi iii #ahmad sahroni