Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jerome Polin Ungkap Ditawari Rp150 Juta untuk Konten Pencitraan Pemerintah: Uang Rakyat Dipakai Bayar Buzzer

Wiwin Meliana • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 17:38 WIB

Jerome Polin Ungkap Ditawari Rp150 Juta untuk jadi buzzer
Jerome Polin Ungkap Ditawari Rp150 Juta untuk jadi buzzer

BALIEXPRESS.ID– Influencer dan edukator matematika, Jerome Polin, menghebohkan publik setelah membongkar sebuah tawaran kerja sama yang dinilai sarat kepentingan politik.

 Lewat unggahan di Instagram pada Jumat (29/8/2025), Jerome mengaku ditawari bayaran fantastis sebesar Rp150 juta hanya untuk sekali unggah konten pencitraan positif tentang pemerintah, DPR, aparat, hingga ojol.

Baca Juga: BRI Dukung Program Sapi Merah Putih, Dorong Swasembada Pangan Nasional

Jerome menolak mentah-mentah tawaran tersebut dan justru membeberkan tangkapan layar isi percakapan WhatsApp yang ia terima dari seseorang yang mengaku sebagai perwakilan agensi.

Dalam pesan tersebut, Jerome diminta ikut dalam kampanye bertajuk “Ajakan Damai Indonesia”, yang dijadwalkan serentak pada Senin, 1 September 2025 pukul 15.00 WIB, bersama sejumlah influencer lain.

“Nih, aku spill. Uang rakyat dipake buat bayar buzzer per orang 150 juta. 1 post kalo dipake buat naikin gaji guru per orang 10 juta, udah bisa bikin 15 guru hidup sejahtera selama sebulan,” tulis Jerome dalam unggahannya.

Baca Juga: Banner Polri di Buleleng Dipasangi Lakban Silang, Diduga Imbas Aksi Demonstrasi Nasional

Jerome pun mengimbau agar masyarakat terus mengawasi penggunaan uang negara.

“Jangan lengah. Kita kawal terus. Kita berhak atas transparansi pemakaian uang pajak kita! Sudah saatnya kita aware.”

Unggahan Jerome langsung menyedot perhatian publik. Banyak warganet mengapresiasi langkah berani sang influencer yang selama ini dikenal konsisten dalam menyebarkan edukasi positif.

Sejumlah artis dan kreator konten lainnya ikut bersuara, menegaskan bahwa mereka juga menolak tawaran semacam itu. Di sisi lain, muncul kecurigaan publik terhadap beberapa selebriti yang diduga menerima tawaran serupa.

Nama komedian Marshel Widianto sempat ramai disebut warganet di kolom komentar sebagai salah satu yang “dicurigai” terlibat dalam kampanye yang disebut-sebut beraroma buzzer bayaran itu, meski hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari yang bersangkutan.

Baca Juga: Pemkab Bangli Belum Cairkan Hibah Rp5,6 Miliar, Ketua DPRD Angkat Bicara

“Berarti yang tanggal 1 nanti tiba-tiba ngajak damai, kita tandain rame-rame ya. Artinya apa? KOL/artis yang nggak ada harga diri,” tulis akun @ghitaathalina di kolom komentar unggahan Jerome.

Di akhir unggahannya, Jerome menuliskan pesan terbuka yang menyentuh:

“Dear agency dan KOL, aku mohon untuk kali ini, jangan korbanin rakyat buat kepentingan kalian sendiri ☹️ Semua lagi susah, kita berjuang bersama, yah? Tolong.”

Editor : Wiwin Meliana
#pencitraan #buzzer #Jerome Polin #konten