BALIEXPRESS.ID— Uya Kuya masih aktif membagikan kegiatannya di media sosial usai rumahnya dijarah massa pada Sabtu (30/08/2025).
Terbaru, melalui Instagram storynya, Uya Kuya membagikan postingan bertemu dengan Jusuf Hamka.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun di Jember, Ayah-Anak Jadi Korban
Dalam postingan tersebut, Uya Kuya bersama sang istri tengah melakukan sholat dan tak sengaja bertemu dengan Jusuf Hamka.
Dalam video singkat tersebut, Jusuf Hamka pun memberikan dukungan moril kepada pasangan suami istri tersebut.
“Alhamdulilah nih rejeki anak sholeh ketemu dengan Mas Uya, bagaimana pun saya bangga dengan mas Uya, karena masih di Jakarta,” ujar Jusuf Hamka dikutip pada Selasa (02/09/2025).
Lebih lanjut, Jusuf Hamka juga menguatkan Uya Kuya dan istri agar sabar dan iklas menjalani cobaan yang telah dilalui.
Baca Juga: Uya Kuya Bantah Kabur ke Luar Negeri Usai Rumah Digeruduk Massa: Cek Dulu Kebenarannya
“Yang sabar ya semoga semuanya dimudahkan,” ujar Jusuf Hamka.
Sebelumnya, Uya Kuya, membantah keras kabar yang menyebut dirinya kabur ke luar negeri setelah rumahnya dijarah massa pada Sabtu (30/8).
Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan narasi menyesatkan yang beredar di media sosial.
"Saya ada di Jakarta kok, nggak ke mana-mana. Jangan terlalu terbawa narasi di sosial media. Cek dulu kebenarannya," ujar Uya Kuya dalam pernyataan resminya, Senin (1/9).
Uya menilai kabar tersebut hanyalah bagian dari disinformasi yang sengaja disebarkan tanpa verifikasi.
Ia mengajak masyarakat untuk lebih kritis dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama di media sosial.
Baca Juga: Tragis! Petani Ditemukan Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus Sawah
Tak hanya membantah kabar soal keberadaannya, Uya juga meluruskan isu lain yang kembali mencuat, yakni perbandingan pendapatannya sebagai artis dengan gajinya sebagai anggota DPR.
Menurutnya, video yang beredar saat ini adalah rekaman lama yang kembali diangkat dan dikaitkan dengan isu kenaikan tunjangan DPR.
"Itu video lama yang diviralkan lagi. Padahal konteksnya sudah berbeda. Saya tidak tahu-menahu soal wacana kenaikan gaji dan tunjangan DPR sebelum diumumkan secara resmi," jelasnya.
Editor : Wiwin Meliana