Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri, Bahas Isu Keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Wiwin Meliana • Senin, 29 September 2025 | 17:49 WIB

Siswa saat menyantap makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 03 Jati Pulogadung, Jakarta.
Siswa saat menyantap makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 03 Jati Pulogadung, Jakarta.

BALIEXPRESS.ID – Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu malam (28/9), untuk membahas isu krusial terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pertemuan itu dilakukan secara tertutup, namun diketahui salah satu fokus utamanya adalah menanggapi isu keracunan makanan yang dilaporkan terjadi di beberapa daerah penerima manfaat program.

Baca Juga: Kunjungi Belanda, Presiden Prabowo Bawa Pulang 30 Ribu Artefak Bersejarah Indonesia

"Terus terang berkenaan dengan masalah MBG, sejak kemarin beliau mendarat di Halim, beliau langsung memanggil beberapa Menteri, khusus untuk membahas hal ini," ungkap Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, kepada awak media usai pertemuan.

Prasetyo menyebutkan bahwa Presiden Prabowo sangat memantau jalannya program pemerintah, termasuk MBG yang merupakan salah satu program prioritas nasional.

Ia menyampaikan bahwa Presiden telah memberi arahan langsung, termasuk instruksi teknis menyangkut pelaksanaan program, mulai dari prosedur dapur hingga kebersihan air.

"Presiden memberikan petunjuk sangat detail. Bahkan menyentuh hal-hal teknis seperti kedisiplinan prosedur, terutama dalam hal kebersihan yang berkaitan langsung dengan air," ujar Prasetyo.

Baca Juga: Cok Ace Tanggapi Penutupan Akses Jalan oleh GWK: Berikan Ruang untuk Masyarakat

Presiden juga menekankan bahwa keselamatan anak-anak sebagai penerima manfaat program harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaannya.

"Hari ini, atas arahan beliau, Menko Pangan memimpin rapat koordinasi di Kementerian Kesehatan, fokus pada evaluasi menyeluruh dan pencegahan risiko," tambahnya.

Terkait laporan keracunan makanan di sejumlah wilayah, Prasetyo menyatakan bahwa hasil pemeriksaan sementara dari beberapa sampel menunjukkan kemungkinan besar adanya kontaminasi bakteri dalam proses pengolahan makanan.

"Dari beberapa sampel yang sudah selesai diuji, salah satu penyebab utama adalah bakteri. Ini juga berkaitan dengan kedisiplinan dalam proses memasak di dapur-dapur MBG," jelasnya.

Pemerintah kini tengah melakukan investigasi lebih lanjut dan menyiapkan langkah-langkah korektif, termasuk pengetatan pengawasan terhadap prosedur dan sanitasi dalam seluruh rantai distribusi makanan.

Baca Juga: Carles Kritik Keras Rencana Kapal Pesiar di Danau Batur Kintamani, Ingatkan Aspek Sekala-Niskala

Meski diterpa masalah, pemerintah menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak akan dihentikan, tetapi akan dievaluasi dan diperbaiki. Presiden Prabowo ingin memastikan program ini bisa tetap berjalan, namun dengan standar keamanan dan kebersihan yang jauh lebih ketat.

"Presiden memahami bahwa ini program besar dengan tujuan mulia, tapi beliau juga ingin memastikan bahwa pelaksanaan di lapangan tidak membahayakan kesehatan anak-anak kita," tegas Prasetyo.

 

Editor : Wiwin Meliana
#menteri #Prabowo #Mbg