BALIEXPRESS.ID-Sosok Sutarman alias Mbah Tarman (74), kakek asal Wonogiri yang viral karena menikahi gadis muda berusia 24 tahun di Pacitan dengan mahar cek Rp3 miliar, terus menjadi sorotan publik.
Di balik kemewahan pernikahan dan kontroversi dugaan cek kosong, muncul fakta mengejutkan tentang masa lalunya.
Baca Juga: Pasokan Listrik Bandara Ngurah Rai Sempat Turun, PLN Pastikan Sudah Normal dan Aman
Warga Desa Ngepungsari, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, turut geger setelah menyadari bahwa pria yang sempat tinggal di desa mereka itu kini viral di media sosial.
Sekretaris Desa (Sekdes) Ngepungsari, Adhegora, membenarkan bahwa Mbah Tarman pernah menetap di wilayahnya dan menikah dengan seorang janda warga desa setempat.
“Pak Tarman itu dulu tinggal di sini, menikah dengan warga kami, istri kedua,” ujar Adhegora, Sabtu (11/10/2025).
Namun, hubungan rumah tangga tersebut tak berlangsung lama. Tarman kemudian dikabarkan terjerat kasus hukum dan sempat mendekam di Lapas Wonogiri.
Meski begitu, Adhegora mengaku tidak mengetahui secara rinci kasus yang menjeratnya.
“Katanya kasus penipuan, tapi penipuan apa saya juga tidak tahu pasti,” katanya.
Menurut informasi yang dihimpun, Mbah Tarman berasal dari Jatiroto, Kabupaten Wonogiri.
Setelah keluar dari penjara, ia mengurus surat-surat administrasi pernikahan di Ngepungsari tempat KTP-nya masih terdaftar sebelum pindah domisili ke Pacitan demi menikahi Shela Arika, wanita muda asal Desa Jeruk.
“Setelah bebas, dia datang ke sini minta surat pengantar nikah, karena KTP-nya dulu memang masih sini. Tapi menikahnya di Pacitan, sesuai alamat istri barunya,” jelas Adhegora.
Lebih mengejutkan lagi, Mbah Tarman disebut pernah menjalani gaya hidup mewah selama tinggal di Karanganyar. Warga sekitar menyebut ia kerap bergonta-ganti mobil dan tampil perlente, meski tidak diketahui pasti sumber kekayaannya.
Baca Juga: Tegas! Pemkab Bangli Rekomendasikan BKSDA Bali Bongkar Bangunan di Kawasan Hutan Kintamani
“Dulu di sini mobilnya gonta-ganti. Pernah juga terdengar kabar dia jual pedang samurai yang harganya miliaran, tapi saya juga tidak tahu pasti samurai itu asli atau tidak dan pembelinya siapa. Cuma kabar dari warga,” ungkap Adhegora.
Kini, usai pernikahannya dengan Shela Arika viral di media sosial, banyak pihak mulai menggali latar belakang pria yang sempat mengaku sebagai pebisnis pedang samurai itu.
Netizen pun ramai mempertanyakan keaslian mahar berupa cek senilai Rp3 miliar yang ternyata tidak bisa dicairkan.
Pernikahan mereka sendiri telah dikonfirmasi sah secara agama dan negara oleh pihak Desa Jeruk, Pacitan. Namun, kemewahan yang ditampilkan dalam akad nikah itu justru memicu kecurigaan, mengingat masa lalu Mbah Tarman yang pernah terseret kasus penipuan.
Editor : Wiwin Meliana