Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

PBNU & Muhammadiyah Kompak Dukung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional: Menghargai Jasa Stabilitas & Pembangunan Bangsa

I Putu Suyatra • Jumat, 7 November 2025 | 15:18 WIB

Soeharto
Soeharto

BALIEXPRESS.ID – Dua organisasi massa (ormas) Islam terbesar di Indonesia, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, secara terbuka dan kompak menyatakan dukungan penuh terhadap penetapan Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai Pahlawan Nasional. Sikap ini mencerminkan pengakuan kolektif terhadap jasa besar Soeharto, khususnya dalam stabilitas nasional dan fondasi pembangunan ekonomi.

 

???? PBNU: Pak Harto Jasa Besar Stabilisasi dan Macan Ekonomi Asia

 

Dukungan kuat dari kalangan Nahdliyin disampaikan langsung oleh Ketua PBNU, Ahmad Fahrur Rozi, atau Gus Fahrur. Menurutnya, bangsa Indonesia harus menghargai pemimpin yang telah memberikan kontribusi nyata bagi persatuan dan kemajuan.

Gus Fahrur menyatakan dukungan penuh atas usulan Kementerian Sosial yang mencalonkan Soeharto dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Pahlawan Nasional.

Poin kunci dukungan PBNU: “Pak Harto berjasa besar dalam stabilisasi nasional dan pembangunan ekonomi. Di masa beliau, Indonesia dikenal dunia sebagai salah satu macan ekonomi baru Asia, dengan program pembangunan yang terencana dan stabilitas ekonomi serta keamanan yang tinggi,” ujarnya.

PBNU memandang peran Soeharto sangat sentral dalam menciptakan kondisi damai yang memungkinkan pembangunan berjalan sistematis dan berdampak luas bagi rakyat.

 

???? PP Muhammadiyah: Bukti Nyata Sejak Revolusi Kemerdekaan

 

Senada dengan PBNU, Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad, juga menegaskan dukungan organisasinya. Muhammadiyah melihat Soeharto sebagai sosok yang mengabdi penuh bagi bangsa, mulai dari masa perjuangan hingga era pembangunan.

Peran Kunci Soeharto (Menurut Muhammadiyah) Kontribusi Nyata
Pahlawan Perjuangan Kiprah penting dalam Serangan Umum 1 Maret 1949, bukti nyata mempertahankan kedaulatan Indonesia.
Bapak Pembangunan Keberhasilan mewujudkan swasembada beras, program Keluarga Berencana, dan menjaga stabilitas politik dan ekonomi.
Editor : I Putu Suyatra
#soeharto