Prabowo Subianto Kerahkan Seluruh Kekuatan: Pemulihan Bencana Sumatera Ditargetkan Normal dalam 2-3 Bulan
I Putu Suyatra• Rabu, 17 Desember 2025 | 14:28 WIB
Bencana Sumatera
BALIEXPRESS.ID – Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk melakukan percepatan pemulihan bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Presiden Prabowo Subianto menargetkan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali normal dalam kurun waktu dua hingga tiga bulan ke depan.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12), Presiden Prabowo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena penanganan bencana tidak dapat diselesaikan dalam hitungan hari. Meskipun demikian, Kepala Negara memastikan seluruh jajaran pemerintah terus bekerja secara maksimal di lapangan untuk penanganan bencana.
“Saya telah minta maaf, saya tidak punya tongkat Nabi Musa. Kita tidak bisa selesaikan dalam 3 hari, 4 hari, 5 hari. Mungkin 2-3 bulan aktivitas akan benar-benar normal,” ujar Prabowo.
Pengerahan Logistik dan Infrastruktur Besar-besaran
Sebagai langkah konkret pemulihan, Kepala Negara telah menginstruksikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait serta Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo untuk segera membangun 2.000 unit hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak.
Pemerintah juga mengerahkan dukungan logistik dan infrastruktur secara masif demi percepatan pemulihan.
1.000 Alat Berat: Termasuk ekskavator, tangki air bersih, toilet portable, dan 50 jembatan bailey dikirim ke lokasi bencana.
Akses Jalan: “Tadi akses jalan darat sebagian besar telah pulih, memang ada wilayah-wilayah tertentu yang masih terisolasi,” kata Prabowo, menambahkan penambahan bantuan terus dilakukan.
Dukungan Udara: 60 helikopter dan belasan pesawat beroperasi setiap hari untuk distribusi bantuan ke wilayah sulit dijangkau di Sumatera.
Peningkatan Tenaga Kesehatan dan Rotasi Relawan
Di sektor kesehatan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melaporkan pemerintah menyiapkan total 600 tenaga kesehatan dan perawat untuk wilayah terdampak. Dari jumlah tersebut, 450 dokter akan diberangkatkan pada tahap awal.
“Kalau berkenan, diangkutnya pakai Hercules saja biar mereka merasakan Hercules gitu, Pak. Kalau Bapak berkenan, itu 450-nya bisa kita kumpulkan dan Bapak foto-foto dan flag off,” tutur Budi kepada Prabowo.
Para relawan berasal dari berbagai perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, dan profesi. Untuk menjaga kondisi fisik mereka, para tenaga kesehatan akan dirotasi setiap dua minggu selama masa pemulihan bencana Sumatera.