Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Target Putus Kemiskinan Ekstrem Lewat 500 Sekolah

Wiwin Meliana • Rabu, 14 Januari 2026 | 08:33 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa kehadiran 166 Sekolah Rakyat merupakan langkah awal dari target besar pemerintah hingga tahun 2029
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa kehadiran 166 Sekolah Rakyat merupakan langkah awal dari target besar pemerintah hingga tahun 2029

BALIEXPRESS.ID – Presiden Prabowo Subianto tancap gas membangun masa depan anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Pada Senin (12/01/2026), Presiden meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi, sekaligus menegaskan target ambisius pemerintah membangun 500 Sekolah Rakyat hingga 2029.

Peresmian dipusatkan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa program ini bukan sekadar proyek pendidikan, melainkan strategi besar memutus rantai kemiskinan.

Baca Juga: Saluran Air Tertutup Material Bangunan, Warga Mengadu ke Satpol PP Klungkung

“Hari ini kita berhasil meresmikan 166 Sekolah Rakyat. Sasaran kita adalah 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029. Insyaallah akan tercapai,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden menjelaskan, setiap Sekolah Rakyat dirancang mampu menampung hingga 1.000 siswa, sehingga jika target tercapai, program ini akan menjangkau sekitar 500 ribu murid dari kelompok masyarakat paling rentan.

“Ujungnya sasaran kita adalah tiap Sekolah Rakyat seribu murid. Berarti sasaran kita nanti 500 ribu murid,” ujarnya.

Lebih dari sekadar menyediakan bangku sekolah, Sekolah Rakyat diposisikan sebagai instrumen strategis negara untuk memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus menghapus kemiskinan ekstrem secara sistematis.

Baca Juga: Eks Politisi Golkar dan PDIP Gabung PSI Klungkung, Mangku Kasta Menyusul?

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan bekerja sama menuntaskan persoalan kemiskinan dan kelaparan.

“Saya mengajak seluruh bangsa Indonesia, mari kita bersatu, mari kita kerja sama untuk menghilangkan kemiskinan dan kelaparan dari Indonesia,” serunya.

Presiden turut menekankan pentingnya optimisme dan kepercayaan diri bangsa. Menurutnya, Indonesia berada di jalur yang tepat untuk terus maju dan bangkit sebagai bangsa besar.

“Kita berada di jalan yang benar. Kita tidak ragu-ragu. Apa pun yang terjadi, kita akan terus dalam perjuangan demi bangsa dan rakyat Indonesia,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial, kementerian dan lembaga terkait, serta para guru dan tenaga pendidik yang menjadi ujung tombak keberhasilan program ini.

Baca Juga: Hipotermia di Gunung Agung Karangasem, Remaja 18 Tahun Tak Bisa Langsung Dievakuasi Turun

“Terima kasih untuk semua unsur yang bekerja keras bagi rakyat. Guru-guru, kepala sekolah, terima kasih. Saya minta dibina dengan baik. Guru harus selalu memberi contoh,” pungkas Presiden.

Dengan dimulainya operasional ratusan Sekolah Rakyat ini, pemerintah berharap tak ada lagi anak Indonesia yang terhenti pendidikannya hanya karena faktor ekonomi. Program ini digadang-gadang menjadi salah satu pilar utama dalam upaya besar negara memutus rantai kemiskinan ekstrem secara permanen.

Editor : Wiwin Meliana
#Sekolah Rakyat #Prabowo #kemiskinan