Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pengamat Apresiasi Kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris, Dinilai Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global

I Putu Suyatra • Minggu, 25 Januari 2026 | 11:18 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi

BALIEXPRESS.ID — Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke London, Inggris, pada 18–21 Januari 2026 mendapat apresiasi luas dari pengamat politik. Lawatan tersebut dinilai berhasil memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional sekaligus menghadirkan hasil konkret bagi kepentingan nasional, mulai dari investasi hingga penguatan kerja sama strategis bilateral.

Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, menilai diplomasi Presiden Prabowo menunjukkan Indonesia kini tampil lebih aktif dan disegani dalam pergaulan global.

“Harus diakui, di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto Indonesia terlihat jauh lebih aktif berkiprah di panggung internasional, sehingga membuat Indonesia kian dihormati negara-negara lain,” ujar Bawono.

Menurutnya, kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris tidak sekadar agenda protokoler, melainkan membawa misi strategis untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor penting, seperti pertahanan dan keamanan, pertumbuhan ekonomi, energi, lingkungan, serta antisipasi perubahan iklim.

“Langkah ini membuka ruang lebih besar bagi pemerintah untuk memperjuangkan kepentingan nasional di tingkat internasional,” tambahnya.

Amankan Investasi Rp90 Triliun dari Inggris

Salah satu capaian utama kunjungan tersebut adalah komitmen investasi senilai 4 miliar pound sterling atau sekitar Rp90 triliun dari Inggris Raya. Dana investasi ini difokuskan pada sektor maritim, termasuk pembangunan 1.582 kapal nelayan yang seluruh proses produksinya dilakukan di Indonesia.

Proyek ini diperkirakan mampu menciptakan ratusan ribu lapangan kerja, sekaligus memperkuat industri galangan kapal nasional dan ekonomi pesisir.

Selain investasi, Presiden Prabowo juga menggelar pertemuan kenegaraan dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street. Kedua pemimpin membahas penguatan kemitraan strategis di bidang pertahanan, keamanan, pertumbuhan ekonomi, serta isu global seperti perubahan iklim dan perlindungan lingkungan.

Kerja Sama Pendidikan dan Penguatan SDM

Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa pertemuan Presiden Prabowo dengan PM Keir Starmer membawa banyak manfaat bagi Indonesia.

“Ada beberapa pertemuan dan semuanya menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi negara kita,” ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta.

Kementerian Sekretariat Kabinet juga menyoroti bahwa kunjungan ini tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi turut memperluas kerja sama pendidikan tinggi dan penguatan sumber daya manusia.

Presiden Prabowo bahkan berdiskusi langsung dengan akademisi dari universitas-universitas ternama Inggris, membuka peluang kolaborasi pendidikan, pendirian kampus baru di Indonesia, serta program pertukaran dosen dan mahasiswa.

Diplomasi Ekonomi Dinilai Efektif

Berbagai kalangan menilai capaian kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris mencerminkan strategi diplomasi ekonomi yang efektif dan berpihak pada kepentingan nasional. Di tengah dinamika geopolitik global, langkah ini dinilai memperkokoh posisi Indonesia sebagai mitra strategis negara-negara besar dunia.

Kombinasi peningkatan investasi asing, penguatan kerja sama bilateral, serta dialog strategis antarnegara diyakini mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat citra Indonesia di kancah internasional. ***

Editor : I Putu Suyatra
#Prabowo Subianto