Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sekolah Rakyat Diperkuat Jadi Investasi Jangka Panjang Negara untuk Bangun SDM Unggul dan Putus Rantai Kemiskinan

I Putu Suyatra • Sabtu, 7 Februari 2026 | 16:08 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi

BALIEXPRESS.ID — Pemerintah menegaskan penguatan Program Sekolah Rakyat sebagai investasi jangka panjang negara dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul, khususnya bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan. Program ini tidak sekadar memperluas akses pendidikan, tetapi menjadi strategi berkelanjutan untuk memutus rantai kemiskinan melalui pembentukan kapasitas manusia sejak usia dini.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat dirancang untuk mengembangkan peserta didik secara menyeluruh, tidak hanya berorientasi pada capaian akademik.

“Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang negara dalam membangun sumber daya manusia unggul, khususnya bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan Sekolah Rakyat mencakup pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kemandirian peserta didik agar tumbuh menjadi generasi adaptif, produktif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan nasional.

Integrasi Data Nasional Perkuat Tata Kelola Sekolah Rakyat

Selain penguatan kurikulum, pemerintah juga memprioritaskan tata kelola dan akuntabilitas program. Kementerian Sosial berkomitmen melakukan sinkronisasi data Sekolah Rakyat dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) nasional.

Menurut Saifullah Yusuf, integrasi lintas kementerian ini menjadi langkah strategis untuk memastikan ketepatan administrasi, keterhubungan data guru dan peserta didik, sekaligus menjamin keberlanjutan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya negara memperluas pendidikan inklusif yang tertib dan terkoordinasi secara nasional.

Miniatur Program Pengentasan Kemiskinan ala Presiden Prabowo

Sejalan dengan itu, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa Sekolah Rakyat memiliki peran strategis yang melampaui pendidikan formal.

“Sekolah Rakyat bukan sekadar lembaga pendidikan, tetapi dirancang sebagai miniatur program pengentasan kemiskinan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Dari daerah, Kepala Dinas Sosial Dukcapil Provinsi Gorontalo Reflin Buata menyebut Sekolah Rakyat telah terintegrasi sebagai model unggulan pendidikan bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan formal, tetapi juga pengembangan bakat, pembentukan karakter, serta pelatihan keterampilan agar peserta didik menjadi unggul dan berdaya saing. Dukungan APBN pun dinilai menunjukkan keseriusan negara menjadikan Sekolah Rakyat sebagai terobosan strategis nasional.

DPR Nilai Sekolah Rakyat Perkuat Kualitas SDM Prasejahtera

Dukungan lintas sektor semakin memperkuat posisi Sekolah Rakyat dalam agenda pembangunan nasional. Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menilai kebijakan ini sebagai visi strategis Presiden Prabowo dalam meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan teknologi terapan bagi masyarakat prasejahtera.

“Inilah mengapa Presiden Prabowo tidak lagi semata memberikan bantuan tunai, tetapi langsung mengintervensi SDM melalui pendidikan,” jelasnya.

Dengan pendekatan terpadu—mulai dari penguatan kurikulum, integrasi data nasional, dukungan teknologi, hingga perluasan akses di wilayah terpencil—Sekolah Rakyat diproyeksikan menjadi fondasi utama pembangunan SDM Indonesia, sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.

Editor : I Putu Suyatra
#Sekolah Rakyat