Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Presiden Prabowo Targetkan Cadangan BBM Indonesia Cukup 3 Bulan, Ketahanan Energi Nasional Diperkuat

I Putu Suyatra • Selasa, 10 Maret 2026 | 11:33 WIB

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto

BALIEXPRESS.ID – Pemerintah terus memperkuat ketahanan energi nasional dengan menyiapkan langkah strategis agar cadangan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia mampu mencukupi kebutuhan nasional hingga tiga bulan. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global serta fluktuasi harga energi dunia.

Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ketahanan energi Indonesia hanya bergantung pada cadangan jangka pendek. Oleh karena itu, pemerintah mulai mendorong peningkatan kapasitas cadangan strategis nasional agar Indonesia memiliki bantalan energi yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai situasi global.

“Saya sudah meminta agar cadangan BBM nasional kita diperkuat. Targetnya ke depan Indonesia harus memiliki cadangan yang cukup sampai tiga bulan sehingga negara kita lebih siap menghadapi berbagai situasi global,” ujar Presiden Prabowo.

Saat ini, pemerintah mencatat cadangan BBM nasional berada dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi energi nasional selama sekitar 20 hingga 23 hari. Angka tersebut masih berada dalam batas aman operasional distribusi energi. Namun, pemerintah menilai perlu adanya peningkatan kapasitas cadangan agar ketahanan energi Indonesia semakin kuat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bahlil Lahadalia selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan bahwa arahan Presiden tersebut langsung ditindaklanjuti dengan menyiapkan pembangunan infrastruktur penyimpanan energi baru di sejumlah wilayah strategis.

“Bapak Presiden menginginkan agar cadangan energi nasional kita jauh lebih kuat. Karena itu pemerintah akan membangun fasilitas storage tambahan sehingga cadangan BBM nasional dapat meningkat hingga mencapai tiga bulan,” kata Bahlil.

Pemerintah saat ini juga tengah memetakan sejumlah lokasi strategis pembangunan tangki penyimpanan BBM baru, terutama di wilayah yang memiliki akses logistik energi yang memadai.

Selain pembangunan fasilitas penyimpanan, pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan badan usaha sektor energi untuk memastikan distribusi BBM nasional tetap lancar di seluruh wilayah Indonesia. Upaya lain yang dilakukan adalah diversifikasi sumber impor minyak mentah guna menjaga stabilitas pasokan energi.

Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini ketersediaan BBM di Indonesia tetap aman dan terkendali. Masyarakat pun diminta tidak perlu khawatir terhadap pasokan energi karena pemerintah terus melakukan pemantauan secara berkala.

“Yang paling penting masyarakat tidak perlu khawatir. Pemerintah memastikan pasokan BBM tetap aman dan distribusinya berjalan normal di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Bahlil.

Melalui penguatan cadangan energi nasional serta pembangunan infrastruktur penyimpanan BBM, pemerintah optimistis ketahanan energi Indonesia akan semakin kokoh. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan energi sehari-hari.

Editor : I Putu Suyatra
#bbm #Prabowo Subianto