Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Survei Poltracking Ungkap Program MBG Dongkrak Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemerintah

I Putu Suyatra • Jumat, 17 April 2026 | 11:42 WIB
MBG (ist)
MBG (ist)

BALIEXPRESS.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti menjadi faktor utama yang mendorong tingginya kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hal ini terungkap dalam hasil survei terbaru yang dirilis Poltracking Indonesia.

Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, menyebut kontribusi program MBG terhadap kepuasan masyarakat sangat signifikan. Bahkan, program ini menjadi salah satu faktor dominan dalam membentuk persepsi positif publik terhadap pemerintah.

“Sebesar 23 persen kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran disokong oleh program makan bergizi gratis,” ujarnya di Jakarta.

Program MBG tidak hanya mendapat respons positif dari pendukung pemerintah, tetapi juga dari masyarakat luas. Hal ini karena manfaatnya dirasakan langsung, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Program ini mendapat apresiasi tinggi karena dampaknya nyata di masyarakat,” tambahnya.

Dalam survei tersebut, MBG tercatat sebagai program prioritas dengan tingkat pengakuan manfaat tertinggi. Sebanyak 36,5 persen responden mengaku telah merasakan manfaat MBG, melampaui program lain seperti Bantuan Subsidi Upah (BSU), layanan kesehatan gratis, Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Capaian ini menunjukkan bahwa program yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Selain meringankan beban ekonomi, program MBG juga dinilai berkontribusi dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif di masa depan.

Survei Poltracking Indonesia sendiri dilakukan pada 2–8 Maret 2026 dengan melibatkan 1.220 responden dari seluruh Indonesia. Responden berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Metode yang digunakan adalah stratified multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka oleh enumerator terlatih, dilengkapi sistem kontrol kualitas ketat seperti verifikasi lapangan, spot check, serta dukungan teknologi berbasis aplikasi dengan foto dan geolokasi. Validasi data juga mengacu pada Sensus BPS 2020 untuk memastikan hasil survei representatif.

Hasil survei ini menjadi indikator kuat bahwa program MBG berjalan efektif dan berdampak luas. Pemerintah pun optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program ini agar manfaatnya semakin merata dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

Editor : I Putu Suyatra
#Mbg