May Day 2026 Pemerintah Siapkan Kebijakan Baru untuk Kesejahteraan Pekerja

I Putu Suyatra • Dipublikasikan Kamis, 30 April 2026 | 15:48 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

BALIEXPRESS.ID – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 akan dipusatkan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat, 1 Mei 2026. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dan menyampaikan pidato di hadapan ratusan ribu buruh dari berbagai daerah.

Dalam momentum May Day 2026 ini, pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan strategis sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja dan memperkuat perlindungan tenaga kerja di Indonesia.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan “kado” berupa regulasi baru yang akan diumumkan langsung oleh Presiden.

“Ada beberapa regulasi yang akan diumumkan langsung oleh Bapak Presiden. Detailnya nanti disampaikan pada peringatan Hari Buruh,” ujarnya.

Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan perlindungan tenaga kerja, termasuk langkah mitigasi pemutusan hubungan kerja (PHK) serta peningkatan kesejahteraan buruh di tengah tantangan ekonomi global.

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Jumhur Hidayat, menyebut Presiden Prabowo akan menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pembentukan Satgas Mitigasi PHK.

Menurutnya, Satgas ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam mencegah PHK massal serta menjaga stabilitas tenaga kerja di Indonesia.

“Satgas PHK ini diharapkan mampu menjadi bentuk intervensi pemerintah dalam memitigasi PHK dan menjaga kesejahteraan buruh,” jelasnya.

Pemerintah juga mendorong perusahaan untuk mengedepankan langkah alternatif sebelum melakukan PHK, sekaligus memperkuat perlindungan industri dalam negeri dari tekanan ekonomi dan praktik ilegal.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas nasional serta memastikan kesejahteraan pekerja tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global.

Sementara itu, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea memastikan bahwa peringatan May Day 2026 akan dihadiri sekitar 211 ribu buruh dari berbagai konfederasi di seluruh Indonesia.

“May Day 2026 akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, serta tokoh buruh internasional,” ujarnya.

Peringatan Hari Buruh 2026 ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pekerja, dan dunia usaha dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang lebih adil, produktif, dan berkelanjutan.

Editor : I Putu Suyatra
hari buruh