Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Stok BBM Subsidi Dipastikan Aman, Pemerintah Jamin Pasokan Pertalite dan Distribusi Tetap Lancar

I Putu Suyatra • Selasa, 16 Juni 2026 | 11:02 WIB
PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga BBM nonsubsidi mulai 1 Juni 2025.
PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga BBM nonsubsidi mulai 1 Juni 2025. 

BALIEXPRESS.ID – Pemerintah melalui PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM subsidi, khususnya Pertalite, berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia. Kepastian ini disampaikan di tengah potensi meningkatnya konsumsi Pertalite setelah penyesuaian harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax.

Pemerintah bersama Pertamina terus menjaga pasokan BBM nasional dan memperkuat sistem distribusi agar ketersediaan energi tetap terjamin serta penyaluran BBM subsidi berjalan tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyaluran Pertalite ke seluruh jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berlangsung normal sesuai penugasan dari pemerintah. Selain itu, perusahaan terus memantau kondisi stok dan distribusi BBM secara berkelanjutan di berbagai wilayah.

“Selain memastikan stok Pertalite tersedia dan distribusi ke seluruh SPBU berjalan normal, Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan secara real time terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Roberth.

Menurutnya, Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menghadapi kemungkinan meningkatnya permintaan Pertalite di sejumlah daerah. Koordinasi dengan unit operasional dan para pemangku kepentingan juga terus diperkuat guna memastikan distribusi BBM tetap lancar di seluruh Indonesia.

Roberth menjelaskan bahwa keberadaan terminal BBM, fasilitas penyimpanan, armada distribusi, serta sistem pemantauan terintegrasi menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pasokan energi nasional. Jika terjadi lonjakan konsumsi di wilayah tertentu, Pertamina akan memperkuat distribusi agar stok Pertalite tetap tersedia bagi masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak dengan membeli BBM sesuai kebutuhan, peruntukan, dan jenis kendaraan yang digunakan,” katanya.

Sementara itu, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tetap tepat sasaran. Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dwi Anggia, menyebut sistem MyPertamina berbasis QR Code masih menjadi instrumen utama dalam pengendalian distribusi Pertalite.

“Antisipasi dan mitigasi pasti dilakukan. Saat ini akses pembelian BBM subsidi menggunakan QR Code. Menteri ESDM juga telah meminta Pertamina dan pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan di lapangan,” ujar Anggia.

Selain memanfaatkan sistem digital, pemerintah berkomitmen memperketat pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan BBM subsidi. Langkah ini bertujuan memastikan subsidi energi dari negara benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.

Dengan stok BBM subsidi yang dipastikan aman, distribusi Pertalite yang terus dipantau, serta pengawasan yang diperkuat melalui sistem digital, pemerintah dan Pertamina optimistis kebutuhan BBM masyarakat di seluruh Indonesia dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Editor : I Putu Suyatra
#bbm