BALIEXPRESS.ID – Pergantian pimpinan sejumlah lembaga dan kementerian kembali terjadi pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hingga awal Oktober 2026, beberapa posisi strategis tercatat telah beberapa kali berganti pejabat sejak awal pemerintahan Prabowo-Gibran.
Perubahan terbaru terjadi di Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dan Kantor Staf Kepresidenan (KSP). Pada 1–2 Oktober 2026, Prabowo melantik pejabat baru untuk kedua lembaga tersebut.
Selain Bakom dan KSP, pergantian pimpinan juga terjadi di Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), serta Badan Gizi Nasional (BGN).
Berikut rangkaian pergantian pimpinan lima lembaga dan kementerian tersebut sejak awal pemerintahan Prabowo.
1. Bakom RI: Empat Kepala dalam Kurang dari Dua Tahun
Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) tercatat telah memiliki empat kepala sejak pemerintahan Prabowo-Gibran berjalan.
Hasan Nasbi sebelumnya memimpin Kantor Komunikasi Kepresidenan. Setelah itu, Angga Raka Prabowo ditunjuk memimpin lembaga komunikasi pemerintah pada September 2025.
Pada 27 April 2026, posisi tersebut beralih kepada Muhammad Qodari. Qodari menggantikan Angga Raka Prabowo yang sebelumnya menjabat sejak 17 September 2025.
Pergantian terbaru terjadi pada 2 Oktober 2026. Presiden Prabowo melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 106/P Tahun 2026.
Dengan demikian, nama yang pernah mengisi posisi pimpinan lembaga komunikasi pemerintah tersebut adalah Hasan Nasbi, Angga Raka Prabowo, Muhammad Qodari, dan Syahganda Nainggolan.
2. KSP: Empat Kepala Staf Kepresidenan
Kantor Staf Kepresidenan (KSP) juga mengalami beberapa kali pergantian pimpinan sejak awal pemerintahan Prabowo.
Pada awal pemerintahan, AM Putranto dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan pada 21 Oktober 2024. Muhammad Qodari ketika itu menjabat sebagai wakilnya.
Pada September 2025, posisi Kepala Staf Kepresidenan beralih kepada Muhammad Qodari. Selanjutnya, pada April 2026, Dudung Abdurachman ditunjuk sebagai Kepala KSP.
Pergantian kembali terjadi pada 1 Oktober 2026. Presiden Prabowo melantik Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Dudung Abdurachman.
Dudung kemudian dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan pada hari yang sama.
Dengan demikian, posisi Kepala Staf Kepresidenan dalam periode tersebut telah diisi AM Putranto, Muhammad Qodari, Dudung Abdurachman, dan Listyo Sigit Prabowo.
3. Kementerian Keuangan: Tiga Menteri dalam Dua Tahun
Kementerian Keuangan juga mengalami pergantian menteri dalam periode awal pemerintahan Prabowo.
Saat Kabinet Merah Putih diumumkan pada 20 Oktober 2024, Sri Mulyani Indrawati kembali dipercaya sebagai Menteri Keuangan.
Pada 8 September 2025, posisi tersebut beralih kepada Purbaya Yudhi Sadewa. Sekitar satu tahun kemudian, pergantian kembali terjadi.
Presiden Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada 14 September 2026 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026. Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Dengan demikian, dalam periode awal pemerintahan Prabowo, posisi Menteri Keuangan telah diisi oleh Sri Mulyani Indrawati, Purbaya Yudhi Sadewa, dan Suahasil Nazara.
4. Menko Polkam: Berganti Dua Kali
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan juga mengalami dua kali pergantian pimpinan sejak awal pemerintahan Prabowo.
Budi Gunawan ditunjuk sebagai Menko Polkam ketika Kabinet Merah Putih diumumkan pada 20 Oktober 2024. Pada September 2025, posisi tersebut beralih kepada Djamari Chaniago.
Pergantian terbaru terjadi pada 1 Oktober 2026. Presiden Prabowo melantik Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam menggantikan Djamari Chaniago. Pelantikan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026.
Dudung sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan sebelum berpindah ke posisi Menko Polkam.
5. BGN: Tiga Kepala Sejak 2024
Badan Gizi Nasional (BGN) juga mengalami pergantian pimpinan dalam periode awal pemerintahan Prabowo.
Dadan Hindayana merupakan Kepala BGN pertama. Ia diangkat pada 19 Agustus 2024, sebelum Prabowo resmi dilantik sebagai Presiden.
Pada 2 Juni 2026, posisi Kepala BGN beralih kepada Nanik S. Deyang. Namun, Nanik kemudian mengundurkan diri pada 22 Juli 2026.
Pada hari yang sama, Presiden Prabowo melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2026.
Dengan demikian, BGN telah dipimpin tiga orang dalam periode tersebut, yakni Dadan Hindayana, Nanik S. Deyang, dan Sudaryono.
Daftar Pergantian Pimpinan
Jika dihitung berdasarkan jumlah pergantian pejabat sejak awal pemerintahan Prabowo, Bakom dan KSP sama-sama mengalami tiga kali pergantian orang hingga awal Oktober 2026.
Sementara itu, Kementerian Keuangan mengalami dua kali pergantian menteri, Kemenko Polkam dua kali pergantian, dan BGN juga mengalami dua kali pergantian kepala setelah Dadan Hindayana.
Rangkaian perubahan tersebut menunjukkan adanya sejumlah rotasi jabatan pada lembaga dan kementerian strategis selama periode awal pemerintahan Prabowo-Gibran.
Editor : I Putu SuyatraSumber : Jawa Pos