BALIEXPRESS.ID – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menunjuk Komjen Herry Heryawan sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri. Penunjukan ini menjadi babak baru dalam karier Herry yang sebelumnya menjabat Kapolda Riau.
Karier Herry kembali mencuri perhatian setelah ia mendapat apresiasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto atas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau.
Atas kinerja tersebut, Presiden Prabowo meminta Polri memberikan promosi kepada Herry. Perintah tersebut kemudian terealisasi melalui mutasi dan kenaikan pangkat yang berlangsung pada awal Oktober 2026.
Herry yang akrab disapa Herimen kini menyandang pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) atau jenderal bintang tiga. Sebelumnya, ia merupakan perwira tinggi Polri berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen) atau bintang dua.
Upacara Korps Raport kenaikan pangkat Herry berlangsung di Mabes Polri pada Sabtu malam (3/10). Kenaikan pangkat tersebut sekaligus mengiringi penugasan barunya sebagai Kabaharkam Polri.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.
"Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian," kata Johnny.
Rekam Jejak Komjen Herry Heryawan
Herry merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996. Ia memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan pernah menduduki berbagai jabatan strategis di tingkat polres, polda hingga Mabes Polri.
Kariernya dimulai dari sejumlah posisi di wilayah Kepulauan Riau. Pada 2000, Herry dipercaya menjadi Wakasatreskrim Polres Kepri Timur. Tiga tahun kemudian, ia menjabat Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang.
Pada 2007, Herry dipercaya sebagai Kasat Reskrim Polresta Barelang, sebelum kemudian menjabat Wakapolres Tanjungpinang pada 2009.
Karier Herry kemudian berlanjut di Polda Metro Jaya. Pada 2011, ia mendapat tugas sebagai Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Dua tahun berselang, Herry dipercaya menjadi Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Pada 2016, ia menjabat Wadireskrimum Polda Metro Jaya sekaligus mendapat penugasan sebagai Kapolresta Depok.
Kariernya terus menanjak. Pada 2019, Herry dipercaya menjadi Dirresnarkoba Polda Metro Jaya. Setahun kemudian, ia mendapat tugas sebagai Dirsidik Densus 88 Antiteror Polri.
Selain pengalaman di bidang reserse dan pemberantasan kejahatan, Herry juga tercatat beberapa kali mendapat penugasan khusus dalam sejumlah satuan tugas Polri.
Ia pernah terlibat dalam Satgas BOM Polri pada 2006, Satgas Narkoba BNN pada 2007, Satgas Nemangkawi di Papua pada 2016, Satgas Migas, hingga Satgas Narkoba Polri.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan karier Herry sebelum dipercaya memimpin Polda Riau dan kemudian mendapat penugasan baru sebagai Kabaharkam Polri.
Kini, Herry menapaki jabatan barunya di Baharkam Polri dengan pangkat Komjen. Ia menggantikan pejabat sebelumnya dalam rangkaian mutasi dan rotasi yang dilakukan Polri.
"Kapolri berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat," ujar Johnny.
Editor : I Putu SuyatraSumber : Jawa Pos