Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pesona Berbeda di Rumah Pohon Nyuh Bengkok Tree House

I Putu Suyatra • Jumat, 31 Mei 2019 | 20:11 WIB
Pesona Berbeda di Rumah Pohon Nyuh Bengkok Tree House
Pesona Berbeda di Rumah Pohon Nyuh Bengkok Tree House


BALI EXPRESS, NUSA PENIDA - Perkembangan wisata di kawasan Nusa Penida, semakin pesat. Daerah yang masuk dalam Kabupaten Kungkung yang  dikenal sebagai penghasil rumput laut ini, perlahan mulai berbenah untuk menyambut datangnya wisatawan. Beragam penginapan disediakan penduduk lokal yang menawarkan pesona yang berbeda.


Meskipun saat ini penginapan di Nusa Penida sebagian besar masih dikelola  masyarakat lokal, namun ragam dari penginapan di kawasan ini cukup banyak.


Bahkan, ada satu penginapan yang menawarkan sensasi  unik, yakni menginap di rumah pohon. Jadi,  wisatawan yang hendak menginap  harus 'memanjat' pohon kelapa terlebih dahulu sebelum sampai di kamar. Seperti apa keseruannya?


Pemilik Rumah Pohon Nyuh Bengkok Tree House  di Banjar Sental Kangin, Ped, Nusa Penida, Nyoman Gaca, mengatakan,  Nyuh Bengkok Tree House menjadi salah satu destinasi menginap yang unik bagi wisatawan. “ Kami menawarkan penginapan khas rumah pohon kepada wisatawan yang menginap di Nyuh Bengkok Tree House.  Sesuai dengan namanya, penginapan ini memang dibuat di atas pohon kelapa yang bengkok," terangnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group) akhir pekan kemarin.



Penginapan ini dibangun  menggunakan material dari kayu jati dan atap jerami, sehingga tetap aman bagi penghuninya.



Jika dilihat dari luar, seluruh bangunan kamar yang ada di areal ini terlihat seperti rumah pohon seperti yang sering kita lihat di film-film seperti Robin Hood, Winnie The Pooh, The Swiss Family Robinson, dan yang lainnya.



Rumah pohon yang ada di Nyuh Bengkok Tree House, dibuat tidak terlalu tinggi untuk menjamin keselamatan penghuni rumah. “Kami sengaja membuat rumah tidak terlalu tinggi dan dengan akses tangga yang lebar, supaya tamu yang datang tidak terpeleset ketika menaiki rumah,” paparnya.
Meskipun terbuat dari material non beton, namun rumah pohon ini,lanjut Gaca, memiliki fasilitas yang cukup nyaman dengan matras lantai ukuran 180x200 Cm, lengkap dengan kamar mandi dan lainnya.
Fasilitas lain dari penginapan ini adalah teras atau balkon dengan pemandangan taman. Semua unit, termasuk dapur kecil  dilengkapi dengan lemari es.



Selain itu, Nyuh Bengkok Tree House juga meiliki taman yang luas. Di taman yang ditumbuhi pohon kelapa ini, wisatawan bisa bersantai di hammock yang disediakan oleh pemilik. “Hammock ini memang sengaja kami sediakan supaya wisatawan bisa bersantai di taman jika tidak sedang jalan-jalan,” paparnya.



Selain itu, bagi pengunjung yang menginap juga disediakan fasilitas free wifi, agar wisatawan yang datang ke Nusa Penida tetap bisa mengakses internet dengan nyaman. “Meskipun saat ini akses internet sudah lancar, namun kami ingin memberikan fasilitas internet dengan kecepatan tinggi, sehingga wisatawan tetap nyaman selama menginap di Nusa penida,” ungkapnya.



Rumah pohon di Nyuh Bengkok Tree House ini cukup mudah diakses dari beberapa dermaga yang ada di Nusa Penida. Dari  Pura Dalem Ped lokasinya  sekitar 1,8 Km.  Akses transportasi ke lokasi Nyuh Bengkok Tree House juga cukup ramai, sehingga wisatawan tidak perlu khawatir jika ingin datang dan mencoba sensasi terlelap di atas pohon.



Dikatakan Gaca, Nyuh Bengkok Tree House menjadi salah satu destinasi menginap favorit bagi wisatawan asing. Bahkan, hampir 90 persen pengunjung adalah wisatawan asing.
Salah satu wisatawan lokal yang juga tertarik menginap adalah Gung Seri. Wisatawan asal Denpasar ini mengaku sengaja datang dan menginap di Nyuh Bengkok Tree House karena konsep dari rumahnya yang cukup unik. “Saya penasaran dan ingin mencoba sensasi bermalam di rumah pohon.
Selain itu, harga sewanya juga tidak terlalu mahal,” ungkapnya.

Editor : I Putu Suyatra
#nusa penida