Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bus Sugeng Rahayu: Dikenal Suka Ugal Ugalan, Kecelakaan Jadi Langganan

Suharnanto Bali Express • Jumat, 1 September 2023 | 04:52 WIB
Bus Sugeng Rahayu tiga kali ganti nama namun tetap saja sering alami kecelakaan seprti terguling di jalan raya.
Bus Sugeng Rahayu tiga kali ganti nama namun tetap saja sering alami kecelakaan seprti terguling di jalan raya.

BALI EXPRESS–Bagi masyarakat Jawa Timur khususnya Surabaya ke barat nama bus Sugeng Rahayu tak asing lagi, dikenal sering ugal ugalan hingga kerap alami kecelakaan.

Bus yang awalnya bernama Sumber Kencono ini termasuk salah satu dari sekian ratus bus yang hilir mudik jalur tengah Surabaya-Madiun-Solo-Jogjakarta.

Bus Sumber Kencono sejak awal mengaspal tahun 1981 dikenal los gas alias selalu berkecepatan tinggi.

Kabarnya lantaran seringnya terjadi kecelakaan, nama bus diganti Sumber Selamat.

Pun demikian, perubahan nama tak merubah tabiat bus berkapasitas diatas 40 penumpang ini.

Akhirnya tahun 2013 lalu bus yang bermarkas di Sidoarjo, Jatim ini berganti nama lagi jadi Sugeng Rahayu.

Lagi-lagi, kebiasaan ugal ugalan di jalanan tetap melekat pada bus yang rajin meremajakan armadanya ini.

Karena itu, terjadinya kecelakaan antara bus Eka nopol S 7551 US dan Sugeng Rahayu bernopol W 7572 UY di utara RS Geneng, Kecamatan Geneng, Ngawi pada Kamis (31/8) pagi  menambah daftar panjang kecelakaan Sugeng Rahayu.

Menurut catatan, di akhir tahun lalu saja, bus Sugeng Rahayu beberapa kali mengalami musibah.

Sugeng Rahayu nopol W 7179 UZ terguling di Jalan Ngawi-Mantingan masuk Desa Banyubiru, Widodaren.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB itu tidak menimbulkan korban jiwa hanya belasan penumpang dan awak bus luka-luka.

Selanjutnya di wilayah Madiun, Sugeng Rahayu bermuatan 20 penumpang juga terguling. Seluruh penumpang bus nopol  W 7216 UZ jurusan Solo-Surabaya terlempar dari tempat duduknya semula.

Kecelakaan tunggal itu terjadi di Jalan Raya Madiun-Surabaya, masuk Desa Jerukgulung, Balerejo, Selasa 31 Mei 2022 lalu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya dua penumpang terluka parah akibat ulah sopir bus yang diduga ugal-ugalan saat mengemudi.

Pada hari Kamis10 Agustus 2022, Sugeng Rahayu melibas dua sepeda motor. Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Solo, masuk Desa Kincang Wetan, Jiwan, Kabupaten Madiun,  tersebut mengakibatkan tiga orang tewas di tempat.

Selanjutnya pada hari Senin 19 September 2022, Sugeng Rahayu melibas mobil ambulance yang membawa jenazah dari Surabaya ke Ponorogo.

Mobil ambulans yang dikemudikan Misbakhul Anwar, 21, warga Tulangan, Sidoarjo, melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Basuki Rahmat sekira pukul 11.15 WIB.

Sampai di tempat kejadian perkara (TKP) bus Sugeng Rahayu nopol W 7368 UZ yang dikemudikan Anas Subeki, 37, warga Jururejo, Ngawi, nyelonong keluar dari Terminal Bus Purbaya Madiun dan hendak menyeberang. Braak, kecelakaan pun tak dapat terhindarkan. (*)

 

Editor : Suharnanto Bali Express
#kecelakaan #ngawi #Tabrakan #bus eka #madiun #bus sugeng rahayu