Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Beberapa Provinsi Indonesia

I Putu Suyatra • Selasa, 30 Januari 2024 | 13:54 WIB
Ilustrasi - Dua orang pesepeda menembus hujan lebat. (ANTARA/Wahyu Putro)
Ilustrasi - Dua orang pesepeda menembus hujan lebat. (ANTARA/Wahyu Putro)

BALI EXPRESS - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat, disertai kilat dan angin kencang yang dapat terjadi di sejumlah provinsi Indonesia pada Selasa mendatang.

Menurut informasi resmi BMKG di Jakarta, provinsi-provinsi yang berpotensi mengalami hujan lebat dengan kilat dan angin kencang mencakup Aceh, Bali, Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Lampung.

Selain itu, provinsi-provinsi seperti Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan juga diingatkan terkait potensi cuaca ekstrem.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga menghadapi kondisi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi yang masih berpotensi mengancam sebagian besar wilayah Indonesia hingga Februari 2024.

"Cuaca ekstrem ini kemungkinan terjadi selama puncak musim hujan di bulan Januari dan Februari. Potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi masih tinggi di sebagian besar wilayah Indonesia," ujar Karnawati.

Untuk daerah dataran tinggi atau yang rawan longsor dan banjir, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang mungkin timbul, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, dan penurunan jarak pandang.

"Disarankan agar masyarakat secara rutin memantau informasi cuaca resmi yang dikeluarkan oleh BMKG sebelum beraktivitas, sehingga dapat bersiap secara lebih efektif jika terjadi cuaca ekstrem," tambahnya. (*) 

 
Editor : I Putu Suyatra
#bali #bmkg #hujan #prakiraan cuaca