Kecelakaan Maut Kembali Terjadi di Jalur Malang-Surabaya, Libatkan Dua Truk Kontainer dan Satu Motor, Satu Orang Tewas
I Putu Suyatra• Jumat, 5 April 2024 | 04:36 WIB
DISERUDUK: Truk kontainer yang diseruduk dari belakang hilang kendali hingga masuk jalur berlawanan dan tabrak motor di Purwodadi, Kamis petang (4/4). (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
BALI EXPRESS – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas jalan nasional jurusan Malang-Surabaya, tepatnya di Desa/Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pada Kamis (4/4) sore.
Kecelakaan melibatkan dua truk kontainer dan satu motor, dan merenggut satu korban jiwa.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat truk kontainer bernopol L 9207 UU yang dikemudikan oleh Slamet (43) dari Bangkalan, Madura, mengalami rem blong saat melaju dari arah selatan ke utara di ruas jalan menurun.
Truk kontainer yang hilang kendali ini kemudian menabrak truk kontainer lain bernopol L 8104 US yang dikemudikan oleh Kokoh (48) dari Surabaya.
Kedua truk kontainer itu kemudian menabrak median jalan, tiang penerangan jalan umum (PJU), dan masuk ke jalur berlawanan.
Truk kontainer L 8104 US yang tertabrak dari belakang kemudian menabrak motor Honda Vario nopol N 5143 ECO yang dikendarai oleh Eko Rudi Sutrisno (49) dari Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Eko Rudi Sutrisno meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, kedua sopir truk kontainer mengalami luka-luka dan dievakuasi ke IGD Puskesmas Purwodadi.
Jenazah korban pengendara motor dibawa ke kamar mayat RS Bhayangkara, Watukosek, Gempol.
Penyebab Kecelakaan
Menurut Slamet, sopir truk kontainer L 9207 UU, rem truknya mengalami trouble saat berjalan dari turunan jembatan layang Lawang.
"Saya sudah berusaha untuk menghindari kecelakaan, tapi situasi tidak terkendali," ujarnya.
Dua sopir truk kontainer mengalami luka-luka dan dievakuasi ke IGD Puskesmas Purwodadi, sementara jenazah korban meninggal dibawa ke kamar mayat RS Bhayangkara, Watukosek, Gempol.
Evakuasi dan Arus Lalu Lintas
Proses evakuasi kendaraan dan pohon yang tumbang di tepi jalan masih berlangsung. Arus lalu lintas pun diberlakukan contra flow (buka-tutup).
Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP. Deni Eko Prasetyo menyatakan bahwa kecelakaan ini diduga terjadi karena rem blong pada salah satu truk kontainer.
"Kecelakaan lalu lintas ini diduga disebabkan oleh gangguan pada sistem rem truk kontainer yang berada di belakang, dari arah Malang menuju Surabaya. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut," ungkap AKP. Deni Eko Prasetyo, Kasat Lantas Polres Pasuruan.
Proses evakuasi kendaraan dan pembersihan lokasi kecelakaan masih berlangsung, termasuk pemulihan pohon yang tumbang di tepi jalan.
Arus lalu lintas dialihkan dengan sistem contra flow (buka-tutup) untuk memastikan kelancaran dan keselamatan para pengguna jalan. ***