BALI EXPRESS - Insiden bom ikan, atau yang dikenal sebagai bondet, yang meledak di Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, memunculkan kembali kekhawatiran warga setempat.
Terlebih lagi, polisi menduga adanya kaitan antara insiden baru ini dengan ledakan serupa pada awal 2023.
Pada tahun 2023, ledakan dahsyat juga terjadi di Ngemplakrejo, Panggungrejo, Pasuruan, tepatnya pada Minggu, 19 Februari 2023.
Ledakan tersebut tidak hanya merusak bangunan, namun juga menyebabkan dua warga mengalami luka parah akibat ledakan bom ikan di Jalan RE Martadinata.
Kedua korban ledakan tersebut, Husen Zakariya (44 tahun) dan M Syaiful, ternyata juga terlibat dalam kasus kepemilikan bahan peledak.
Keduanya dinyatakan sebagai tersangka bersama sejumlah orang lain dalam insiden tersebut.
Husen Zakariya, yang dikenal sebagai salah satu pengrajin bondet di daerah tersebut, mengakui bahwa ia telah lama terlibat dalam meracik bom ikan.
Namun, pada awal 2023, saat sedang merakit bondet bersama Syaiful, terjadi ledakan yang menyebabkan cedera serius pada keduanya.
Menurut Husen, kesalahan teknis dalam penggilingan menyebabkan ledakan besar tersebut.
Dia juga mengungkapkan bahwa bahan-bahan untuk merakit bondet sebagian besar diperolehnya secara legal, bahkan beberapa di antaranya dibeli secara daring melalui marketplace.
Setiap kemasan bondet yang dijualnya dihargai sekitar Rp 110 ribu, dengan keuntungan mencapai Rp 350 ribu per kemasan.
Pada insiden terbaru, ledakan bom ikan berasal dari gudang milik Ahmad alias Mat Cung (45 tahun).
Ledakan tersebut tidak hanya merusak beberapa rumah di sekitarnya, tetapi juga menyebabkan satu orang meninggal dunia.
Identitas korban telah terungkap sebagai Ahmad alias Mat Cung, yang sebelumnya berencana untuk melaut setelah meminta istri untuk membelikan solar.
Penyelidikan sedang berlangsung untuk mengungkap lebih lanjut tentang insiden tersebut dan apakah ada keterkaitan dengan insiden sebelumnya pada tahun 2023.
"Polisi sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta-fakta terbaru terkait dengan insiden ini," kata Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Makung Ismoyo Jati. ****
Editor : I Putu Suyatra