Kronologi dan Fakta-fakta Kekejaman Kakak Beradik yang Bunuh Seorang Buruh di Depan Istri dan Mertuanya
I Putu Suyatra• Kamis, 11 Juli 2024 | 21:13 WIB
DI-POLICE LINE: Petugas memasang police line di depan rumah korban, tempat korban dihabisi. Inset jenazah korban saat pertama kali ditemukan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
BALIEXPRESS.ID - Dusun Rohkepuh, Desa/Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, digemparkan oleh insiden berdarah pada Rabu (10/7) dini hari.
Seorang buruh pabrik bernama Murdiono (29) ditemukan tewas dengan luka bacok menganga di sekujur tubuhnya.
Kronologi Kejadian
Jenazah Murdiono ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan rumahnya, mengundang kepanikan warga sekitar.
Pembunuhan ini diduga terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dan langsung membuat geger warga setempat.
Tubuh korban dipenuhi luka sayatan di leher, kaki, dan tangan.
Kepala Dusun Rohkepuh, Nur Kholik, membenarkan insiden tersebut.
"Namun perkaranya apa belum tahu," ungkapnya.
Penyelidikan Awal
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa sebelum insiden berdarah ini terjadi, istri korban, Puji Astutik (28), beberapa kali mendapati ponselnya berdering.
Seseorang bernama Rahmat menghubunginya untuk meminta Murdiono keluar rumah.
Tidak mengira akan terjadi sesuatu yang buruk, Murdiono kemudian keluar rumah diikuti oleh istri dan ayah mertuanya, setelah mendengar suara pintu digedor-gedor dengan keras.
Ternyata, dua lelaki asing sudah berada di teras rumah mereka. Belakangan keduanya adalah kakak beradik, Abdur Rohman dan Abdul Rosyid.
"Pelaku sempat berbicara dengan korban, kemudian tersulut emosi. Mereka cekcok hingga terjadi penganiayaan yang menewaskan korban," kata Kompol Yokhbet Wally, Kapolsek Beji.
Aksi Keji di Depan Keluarga
Sebelum tak berdaya, korban sempat terlibat adu mulut dengan dua pelaku.
Namun, tidak lama kemudian, Abdur Rohman dan Abdul Rosyid yang sudah gelap mata langsung membacok korban.
Ironisnya, aksi keji ini dilakukan di depan istri dan ayah mertua korban.
Bahkan, menurut keterangan Alwi (54), warga yang juga tetangga korban, kedua pelaku sempat mengancam ayah mertua Murdiono saat berusaha menolong.
"Mereka mengancam tak segan menyerang siapapun yang ikut campur," kata Alwi.
Reaksi Warga
Peristiwa ini seketika membuat warga sekitar panik. Mereka tidak menyangka bahwa kejadian mengerikan ini bisa terjadi di lingkungan mereka.
Polisi saat ini masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif di balik pembunuhan sadis ini.
"Kami masih mendalami kasus ini untuk mengetahui motif sebenarnya di balik pembunuhan ini," tambah Kompol Yokhbet Wally.
Dengan adanya insiden ini, warga Dusun Rohkepuh diimbau untuk tetap tenang dan bekerja sama dengan pihak kepolisian agar pelaku bisa segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku. ***