BALIEXPRESS.ID - Sabtu malam (31/8), kawasan Karangploso, Kabupaten Malang, menjadi lokasi insiden tabrak lari yang menghebohkan dan viral di media sosial.
Sebuah mobil Daihatsu Sigra berpelat nomor BE 1715 VE terlibat dalam kecelakaan dan melarikan diri, memicu aksi kejar-kejaran dramatis dengan warga setempat.
Dari Tabrak Lari ke Kejar-Kejaran: Bagaimana Mobil Sigra Berakhir di Depan Hotel?
Menurut kronologi yang diunggah di Instagram @pantaumalang, mobil Sigra tersebut menabrak kendaraan lain sebelum melarikan diri.
Warga yang melihat kejadian ini langsung mengejar mobil tersebut.
Aksi kejar-kejaran ini berlangsung beberapa kilometer, hingga akhirnya mobil tersebut berhasil dihentikan di kawasan gerbang Harris Hotel Balearjosari, Kota Malang.
Saat mobil berhasil dihentikan, ketiga orang yang berada di dalamnya, termasuk pengemudi, langsung diamankan oleh warga.
Dalam video yang beredar, ketiga orang tersebut tampak sangat ketakutan.
Mereka bahkan bersembunyi di bawah meja pos satpam hotel, dalam keadaan panik hingga membasahi lantai pos satpam dengan kencing.
Kerusakan Parah dan Kepanikan: Apa yang Terjadi di Tempat Kejadian?
Mobil Daihatsu Sigra mengalami kerusakan parah pada bagian depan kiri dan kaca kiri yang pecah, diduga akibat benturan keras saat tabrakan.
Keadaan mobil yang rusak parah dan kepanikan ketiga orang di dalamnya menambah dramatisnya situasi di lokasi kejadian.
Ketiga individu tersebut kini telah diserahkan kepada pihak kepolisian dan diamankan di Polsek Blimbing.
Mereka akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap kronologi dan motif di balik aksi tabrak lari ini.
Peringatan untuk Pengemudi: Jangan Lakukan Tindak Lanjut Kecelakaan
Kejadian ini menjadi perhatian besar bagi warga sekitar, mengingat betapa berbahayanya tindakan tabrak lari.
Ini juga menjadi peringatan bagi pengemudi lain untuk selalu bertanggung jawab dan tidak meninggalkan lokasi kejadian jika terlibat dalam insiden kecelakaan.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan semua fakta terkait insiden ini. ***
Editor : I Putu Suyatra