Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Kecelakaan Maut yang Mengakibatkan Enam Tewas: Libatkan Mobil Travel dan Towing Bermuatan Excavator

I Putu Suyatra • Selasa, 24 September 2024 | 15:02 WIB
RINGSEK: Kondisi kendaraan travel yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Bangsring tepatnya di Dusun Krajan 1, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Senin (23/9) (Ramada Kusuma/RaBa)
RINGSEK: Kondisi kendaraan travel yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Bangsring tepatnya di Dusun Krajan 1, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Senin (23/9) (Ramada Kusuma/RaBa)

BALIEXPRESS.ID - Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah Banyuwangi, tepatnya di Jalan Raya Bangsring, Dusun Krajan 1, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Senin (23/9) dini hari sekitar pukul 03.00.

Insiden tragis ini melibatkan dua mobil travel dan sebuah kendaraan towing yang membawa excavator, mengakibatkan enam korban tewas di tempat.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa memilukan ini melibatkan mobil travel berwarna biru dengan nomor polisi S 7605 TA, mobil travel putih berplat DK 7010 YG, serta kendaraan towing berplat P 9534 UW.

Kedua mobil travel tersebut diketahui mengangkut belasan penumpang yang sedang menuju ke arah selatan.

Bagaimana Kecelakaan Maut Ini Terjadi?

Kanit Gakum Polresta Banyuwangi, Iptu Heru Slamet Hariyanto, mengungkapkan bahwa kecelakaan bermula ketika kedua mobil travel melaju dengan kecepatan tinggi dari arah utara.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, mobil elf (travel) melaju cukup kencang, sebelum akhirnya tragedi tak terelakkan terjadi.

"Travel berwarna biru tiba-tiba menghantam kendaraan towing yang melaju pelan dari arah berlawanan," kata Iptu Heru.

Benturan keras itu membuat excavator yang dibawa oleh kendaraan towing terlepas dari tempatnya dan menimpa mobil travel lainnya yang sedang beriringan di belakang.

Tubrukan ini menyebabkan kehancuran besar dan membuat kondisi para penumpang semakin parah.

Evakuasi Korban dan Penyelamatan di Lokasi

Tim penyelamat segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Semua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan.

"Korban meninggal dunia dievakuasi ke RS Blambangan dan Rumah Sakit Yasmin," tutur Iptu Heru, menutup keterangannya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tragis ini.

Banyak yang bertanya-tanya, apakah ada kelalaian atau faktor lain yang menyebabkan kecelakaan besar ini terjadi?

Kondisi di Lokasi Kecelakaan dan Upaya Pencegahan

Masyarakat di sekitar lokasi kejadian dikejutkan oleh insiden yang mengerikan ini.

Kecepatan tinggi di jalan yang berbahaya serta kemungkinan muatan excavator yang tidak stabil diduga menjadi faktor yang memperparah kecelakaan.

Dengan jumlah korban yang cukup besar, kecelakaan ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati di jalan raya, terutama saat membawa muatan berat dan melaju di jalan-jalan yang rawan kecelakaan.

Akankah langkah-langkah keamanan yang lebih ketat diterapkan setelah insiden ini?

Perkembangan Terkini dan Upaya Penyelidikan

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Kepolisian mengimbau masyarakat yang menyaksikan kejadian tersebut untuk memberikan informasi tambahan guna mempercepat proses penyelidikan.

Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, dan menjadi pengingat betapa pentingnya keselamatan di jalan raya.

Mari kita tunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang untuk mengetahui penyebab pasti di balik kecelakaan mengerikan ini. ***

 

Editor : I Putu Suyatra
#Towing #kecelakaan #banyuwangi #travel