Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

TRAGIS!, Sopir Taksi Online Meninggal Setelah Jadi Korban Begal Sadis Seorang Perempuan asal NTT yang Jadi Penumpangnya

I Putu Suyatra • Rabu, 30 Oktober 2024 | 04:38 WIB
Tangkapan layar (FOTO: @ikidimas)
Tangkapan layar (FOTO: @ikidimas)

BALIEXPRESS.ID - Nasib tragis menimpa Pujiono (47), sopir taksi online yang menjadi korban pembegalan brutal oleh penumpangnya sendiri, Maria L. (23).

Setelah bertahan selama 28 hari di ruang perawatan intensif RSUD dr Soetomo, Pujiono akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada Senin (28/10) pukul 10.00 WIB.

Daniel Lukas Rorong, Pj Ketua dan Humas Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur, menjelaskan bahwa korban telah menjalani enam kali operasi untuk menyelamatkan nyawanya.

“Setelah operasi terakhir, kondisi korban sempat membaik, namun infeksi luka memaksa Pujiono kembali dirawat di ICU,” ujar Daniel.

Duka mendalam juga dirasakan keluarga korban. Melalui unggahan Instagram, Dimas Andika, putra almarhum, menyampaikan pesan penuh haru, meminta maaf atas segala kekhilafan sang ayah semasa hidup.

Kronologi Pembegalan Sadis yang Mengguncang Warga Surabaya

Kejadian tragis ini berawal pada Selasa (1/10), saat Maria L., warga Ende, NTT, memesan taksi online di Jalan Grha Gunung Anyar Tambak, Surabaya.

Saat tiba di lokasi tujuan, pelaku tiba-tiba menyerang Pujiono dengan menjerat lehernya menggunakan tali tas dan menikam lehernya.

Pujiono sempat berteriak minta tolong, dan aksi ini menarik perhatian warga sekitar.

Pelaku sempat kabur dengan membawa mobil korban, namun tak lama kemudian menabrak kendaraan lain dan berhasil ditangkap oleh sekuriti.

Kapolsek Gunung Anyar, Iptu Sumianto Harsya Fahroni, mengungkapkan bahwa motif pelaku adalah untuk menguasai mobil korban dan berencana menjualnya secara daring.

"Dia ingin menggunakan uang hasil penjualan mobil itu untuk pergi ke Australia," ungkapnya.

Pujiono meninggalkan istri dan dua anak, dengan jenazahnya disemayamkan di TPU Keputih, Sukolilo.

Kepergiannya menyisakan luka mendalam dan duka yang tak mudah dilupakan oleh keluarga, rekan sejawat, serta masyarakat luas. *** 

Editor : I Putu Suyatra
#begal #ntt #online #taksi #surabaya #sopir