Kronologi Kecelakaan Tunggal Maut yang Membuat Seorang Remaja Perempuan Tewas: Tiga Teman Luka-luka
I Putu Suyatra• Senin, 18 November 2024 | 03:46 WIB
Sejumlah petugas gabungan mengevakuasi korban meninggal dunia usai mengalami kecelakaan tunggal di komplek Kenpark Surabaya, Minggu (17/11/2024).
BALIEXPRESS.ID – Suasana di Kompleks Kenjeran Park (Kenpark) Surabaya berubah mencekam setelah kecelakaan tunggal menewaskan seorang remaja perempuan dan melukai tiga temannya, Minggu (17/11).
Insiden ini terjadi pada pukul 14.39 WIB, seperti dilaporkan oleh Command Center 112 Kota Surabaya.
Kronologi Kecelakaan di Kenpark
Petugas gabungan tiba di lokasi hanya lima menit setelah laporan diterima.
Kecelakaan ini melibatkan empat remaja perempuan asal Bulak Banteng Madya Surabaya yang menaiki satu sepeda motor.
"Satu korban meninggal dunia, tiga lainnya luka-luka. Saat kejadian, warga sekitar langsung mengamankan lokasi," ujar Aprilia, petugas Command Center 112 Surabaya.
Korban tewas adalah LH (18), yang mengalami luka parah di kepala hingga mengakibatkan pendarahan hebat.
Tiga temannya, A (18), D (19), dan S (18), mengalami luka-luka namun dalam kondisi sadar.
Detail Kondisi Para Korban
LH (18): Korban meninggal dunia akibat luka serius di kepala.
A (18): Mengalami luka abrasi di tangan dan kaki, kondisi sadar.
D (19): Luka abrasi di kedua kaki, kondisi sadar.
S (18): Luka abrasi di siku kanan dan kiri, serta mengalami mual, kondisi sadar.
Tim medis dari Kedung Cowek segera melakukan penanganan awal sebelum merujuk para korban luka ke RSUD dr. Soetomo menggunakan ambulans TGC Kedung Cowek.
Evakuasi dan Tindak Lanjut
Jenazah LH dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Soetomo menggunakan ambulans Dinas Sosial Surabaya. Keluarga korban telah dihubungi dan mendampingi proses penanganan di rumah sakit.
Sementara itu, lokasi kejadian diamankan oleh Tim Posko Terpadu Kedung Cowek untuk memastikan tidak ada hambatan selama proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut.
Tragedi yang Mengundang Perhatian
Kecelakaan ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara. Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti insiden tersebut.
Kejadian ini kembali menyoroti tingginya angka kecelakaan tunggal yang melibatkan remaja di Surabaya.
Bagaimana langkah selanjutnya dari pihak berwenang untuk mencegah kejadian serupa? Kita tunggu pembaruan dari pihak terkait. ***