Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

KOK BISA? Celana Ketua PPK Dimasuki Ular Kobra Saat Penghitungan Suara Pilkada, Dikira Mainan Kunci Motor

Nyoman Suarna • Selasa, 3 Desember 2024 | 01:07 WIB
KOBRA: (Ilustrasi) Ular kobran yang masuk ke celana ketua PPK saat penghitungan suara pilkada yang bikin panik. Untung polisi sigap.
KOBRA: (Ilustrasi) Ular kobran yang masuk ke celana ketua PPK saat penghitungan suara pilkada yang bikin panik. Untung polisi sigap.

BALIEXPRESS.ID – Suasana penghitungan surat suara Pilkada di Kelurahan Jambi Kecil, Kecamatan Marosebo, Kabupaten Muarojambi, mendadak heboh setelah seekor ular kobra masuk ke dalam celana Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Eka Putra Nasution.

Kejadian ini berlangsung di aula Kantor Camat pada Kamis (28/11) sore, saat proses penghitungan suara sedang berlangsung.

Eka awalnya merasa ada gerakan aneh di dalam celananya. Ia mengira itu hanya mainan kunci motor milik rekannya.

Namun, lama-kelamaan gerakan tersebut terasa semakin nyata.

“Saya merasa ada sesuatu yang bergerak di dalam celana, tapi saya pikir itu cuma kunci. Pas saya tarik, ternyata ular!” ujar Eka sambil mengenang kejadian yang nyaris membuatnya panik.

Setelah menarik ular tersebut, Eka tanpa sengaja mengarahkan reptil itu ke arah rekan di sebelahnya, sehingga suasana di aula berubah menjadi panik total. Penghitungan suara pun terpaksa dihentikan selama 15 menit.

Beruntung, ular tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda agresif atau menyerang.

Setelah dikeluarkan dari celana, kobra itu justru langsung berusaha melarikan diri. Namun, kepanikan meningkat saat seorang polisi yang berada di lokasi berteriak, “Itu kobra!”

Diduga, ular kobra itu masuk ke celana Eka melalui celah di bawah meja aula. Aula tersebut memang jarang digunakan dan hanya dipakai sesekali untuk rapat dan penghitungan suara.

Eka menambahkan bahwa panjang ular tersebut kurang dari satu meter dengan tubuh yang relatif kecil.

Untungnya, polisi yang bertugas segera mengambil tindakan dengan membunuh ular tersebut menggunakan tongkat, sehingga situasi kembali aman.

“Setelah ular berhasil diamankan, penghitungan suara dilanjutkan seperti biasa,” tutup Eka, yang mengaku masih sedikit trauma dengan insiden itu. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#kunci motor #pilkada #ppk #ular kobra #celana