BALIEXPRESS.ID - Sebuah video viral memperlihatkan seorang pria mencium kaki pacarnya sebagai permintaan maaf karena ketahuan selingkuh.
Namun, fakta di balik video tersebut jauh lebih mengejutkan dan menghebohkan publik.
Bukan sekadar urusan perselingkuhan, pria tersebut diduga menyimpan lebih dari 50 ribu foto dan video syur wanita di ponselnya.
Peristiwa ini pertama kali diungkap oleh akun Instagram korban, @carolinaldy_, yang mengaku sebagai mantan selingkuhan pria tersebut.
Wanita bernama Lidya Carolina Bastian membagikan kronologi lengkap bagaimana ia menemukan kebenaran yang mengejutkan ini.
Awal Perkenalan Hingga Hubungan Kelam
Menurut pengakuan Carolin, ia bertemu dengan pria bernama Daffa Indranta melalui media sosial pada 2 Oktober 2024 di Yogyakarta.
Keduanya kemudian menjalin hubungan, namun Carolin belakangan mengetahui bahwa dirinya hanyalah selingkuhan.
“Dia punya banyak chat dengan wanita lain, minta foto tidak senonoh, bahkan mengunggahnya ke akun Instagram dan X pribadi dengan kata-kata merendahkan wanita,” ungkap Carolin.
50 Ribu Media Syur dan Akun Pribadi
Carolin menyebutkan, foto dan video syur tersebut diduga berasal dari mantan pacar hingga wanita acak lainnya.
Bahkan, pria tersebut mengunggah sebagian media tersebut ke akun media sosialnya yang dibuat privat.
"Ini belum sebanding dengan harga diri wanita-wanita lain yang direndahkan. Banyak sekali korbannya, sampai media syur mereka diunggah ke X dan IG," tulis Carolin seperti dikutip JawaPos.com, Senin (23/12/2024).
Insiden Pelabrakan dan Penghapusan Media
Pada 18 Desember 2024, video viral pelabrakan terjadi di sebuah kafe. Carolin, bersama teman-temannya, menghadapi Daffa dan pacar aslinya.
Dalam video, Daffa tampak bersujud dan mencium kaki pacarnya sebagai bentuk permintaan maaf.
Namun, momen ini juga digunakan Carolin untuk menghapus lebih dari 50 ribu foto dan video syur yang tersimpan di dua ponsel milik Daffa.
"Kalau cuma soal selingkuh, saya bisa langsung menjauh. Tapi ini soal nasib wanita lain di masa depan. Saya turun tangan untuk memberi peringatan kepada perempuan lain yang dekat dengannya," tulis Carolin di Instagram.
Respons Netizen dan Pesan Penting
Video tersebut menuai beragam reaksi dari netizen. Meski awalnya banyak yang menghujat pihak wanita, kronologi asli yang terungkap mengubah pandangan banyak orang.
Kasus ini menjadi peringatan penting tentang bahayanya penyalahgunaan media pribadi dan perlindungan privasi.
Kejadian ini kini menjadi sorotan publik, tidak hanya karena drama yang viral, tetapi juga dampaknya terhadap para korban dan pentingnya kesadaran akan kejahatan berbasis gender di era digital. ***
Editor : I Putu Suyatra