BALIEXPRESS.ID - Media sosial X (Twitter) kembali diguncang dengan kisah unik seorang ibu muda bernama Latifah, pemilik akun @niki_tipaah.
Wanita 31 tahun asal Sleman, Yogyakarta ini menjadi perbincangan hangat setelah membagikan cerita kehidupan rumah tangganya yang penuh kontroversi dan misteri.
Geger! Suami 21 Tahun Lebih Tua dan 7 Anak di Usia 31 Tahun
Latifah mengungkap bahwa ia telah memiliki tujuh anak, hasil pernikahannya dengan sang suami yang terpaut usia 21 tahun.
Pernikahan mereka dimulai saat Latifah masih berusia 18 tahun, sementara sang suami sudah berusia 39 tahun.
Fakta ini membuat netizen menduga adanya latar belakang yang kelam, termasuk kemungkinan kekerasan seksual di masa lalu.
Anak-anak yang 'Beda': Dari Merusak Kasur hingga Bermain di Kuburan
Dalam berbagai cuitannya, Latifah kerap membagikan tingkah laku anak-anaknya yang membuat netizen geleng-geleng kepala.
Mulai dari merobek kasur, memanjat lemari, hingga bermain di area pemakaman.
Bahkan, anak-anak ini pernah mengoleskan kotoran di tembok, mencampur kopi dengan deterjen di bak mandi, hingga menyiram air comberan ke sekitar rumah.
Dukun di Balik Kisah Latifah?
Netizen semakin tercengang ketika Latifah mengungkapkan bahwa suaminya adalah seorang dukun.
Dalam cuitannya, ia menyebut suaminya sering membantu pelanggan dengan tarif Rp150 ribu atau sebungkus rokok Marlboro sebagai mahar.
Namun, popularitas suaminya sebagai dukun disebut mulai meredup setelah ia mengalami sakit serius akibat luka tusukan paku yang diduga menyebabkan tetanus.
Rumah Megah yang Mangkrak dan Perhatian dari Netizen
Meski kondisi kehidupan terlihat penuh tantangan, rumah tiga lantai Latifah mencuri perhatian.
Rumah tersebut, yang dibangun dengan bantuan pengikut suaminya pada masa kejayaannya di tahun 2015, kini mangkrak setelah sang suami tidak lagi aktif.
Kisah Latifah juga memicu simpati netizen.
Seorang pengguna X, @ChoyrulImam, bahkan sempat mengunjungi keluarga ini.
Dalam laporannya, ia menyebut bahwa Latifah hanya merawat tiga anaknya sendiri, sementara sisanya dititipkan ke pondok pesantren atau kerabat.
Viral dan Bantuan dari Dinas Terkait
Viralnya cerita ini menarik perhatian perangkat desa dan dinas sosial yang langsung turun tangan memberikan bantuan.
Latifah mengaku syok dengan respons warganet, namun ia tetap menjalani hidupnya dengan tulus dan apa adanya.
“Terima kasih untuk semua perhatian kalian. Aku memang kaget dan sempat tremor, tapi aku menjalani kehidupanku dengan enjoy," tulisnya dalam salah satu cuitan terbaru.
Kisah Latifah, sang ibu muda dengan cerita penuh tanda tanya, menjadi pelajaran berharga tentang kekuatan bertahan hidup di tengah kondisi sulit, sekaligus membuka mata publik terhadap berbagai kemungkinan di balik layar kehidupan seseorang. ***
Editor : I Putu Suyatra